Bookmark and Share

PEMBUKAAN CAP GO MEH DI KOTA PONTIANAK OLEH MENTERI KEBUDAYAAN & PARIWISATA

March 10, 2010 | Oleh : | Kategori : Wisata dan Budaya  

Tabuhan gong oleh Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menjadi tanda dibukanya Festival Cap Go Meh 2561, di Kota Pontianak, 24 – 28 Pebruari 2010.

Bunyi berulang-ulang dari tabuhan gendang khas budaya Tiong Hua oleh Menbudpar Jero Wacik juga di ikuti oleh Gubernur Kalimantan Barat beserta Muspida yang hadir pada acara tersebut, Perayaan Cap Go Meh yang dipusatkan di Jalan Diponegoro dan Agus Salim, disaksikan ribuan warga kota itu.

Pembukaan Festival Cap Go Meh juga diawali dengan tarian tiga etnis, yaitu dari etnis Melayu, Dayak dan Tionghoa dengan tema “damai daerahku dan damai negeriku” yang dibawakan oleh beberapa anak muda dari ketiga etnis tersebut. Ini menunjukkan keharmonisan suku bangsa, dan agama di Kalimantan Barat umumnya dan Kota Pontianak khususnya. Ini juga membuktikan Kalbar sebagai daerah yang layak, aman dan nyaman untuk dikunjungi para tamu-tamu dari daerah lain, baik tamu nasional maupun turis dari manca negara.

Dalam kesempatan itu Jero Wacik juga menandatangani prangko edisi khusus Cap Go Meh 2010 dan menyematkan bola naga di miniatur naga yang terbuat dari ribuan bunga melati.

Jero Wacik dalam sambutannya, menyatakan sengaja datang ke Pontianak untuk menyaksikan secara langsung kemeriahan perayaan Cap Go Meh. “Sebenarnya saya juga dijadwalkan membuka Festival Cap Go Meh di Kota Singkawang, berhubung, Kamis (25/2) ada agenda rapat kabinet bersama Presiden RI, rencana itu batal,” ujarnya.

Meskipun batal membuka Perayaan Cap Go Meh di Singkawang, Jero Wajik berharap tahun-tahun mendatang bisa hadir pada perayaan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Jero Wacik menyampaikan kekagumannya terhadap Perayaan Cap Go Meh di Pontianak yang berlangsung lancar dan meriah. “Apalagi perayaan Cap Go Meh di Kota Pontianak khususnya, dan Kalimantan Barat umumnya didukung oleh semua etnis,” katanya.

Dukungan semua etnis itu tampak, dari antusiasme semua masyarakat di kota Pontianak untuk menyukseskan Perayaan Cap Go Meh demi “Visit Kalbar 2010″. “Kami telah mengagendakan Visit Kalbar 2010 dalam agenda nasional,” ujarnya.

Jero Wacik berharap setelah kepulangannya iklim wisata di Kalbar lebih maju lagi karena didukung oleh semua pihak. “Biasanya setelah kehadiran saya di suatu kota, maka akan berdampak semakin menggeliatnya minat wisatawan mencanegara untuk berkunjung ke kota tersebut. Kami siap mempromosikan objek-objek wisata di Kalbar, baik tingkat nasional maupun internasional,” katanya. (24 /02/2010 Afdhal )

_MG_8873.jpg

Menteri Kebudayaan & Pariwisata dan Gubernur Kalimantan Barat beserta MUSPIDA KALBAR menabuh Gendang Khas Tiong Hua yang menandakan Festival Cap Go Meh resmi di buka (foto: b_dal)

_MG_8840.JPG

Gubernur Kalimantan Barat Drs.Cornelis, M.H memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Festival Cap Go Meh. ( foto: b_dal)

_MG_8859.JPG

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata memberikan sambutan dalam acara Festival cap Go Meh. (foto:b_dal)

_MG_8812.jpg

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Gubernur kalimantan Barat dan MUSPIDA beserta tamu Undangan menyaksikan Tarian Tiga Etnis, yaitu dari etnis Melayu, Dayak dan Tionghoa dengan tema "damai daerahku dan damai negeriku" (foto: b_dal)

_MG_8712.jpg

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata dan Gubernur Kalimantan Barat Memberi Ang Pao Kepada arak-arakan Naga. ( foto: b_dal)

_MG_8654.jpg

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata didampingi Oleh Gubernur Kalimantan Barat mengunjungi Stand Kue Keranjang. (foto: b_dal)

_MG_8959.jpg

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata menunjukan Perangko edisi khusus Cap Go Meh 2010 yang Telah di Syah kan. (foto: b_dal)

_MG_8629.JPG

Atraksi Musik Tradisional Budaya Tiong Hua (foto: b_dal)

_MG_8575.JPG

Atraksi Arak-arakan Naga oleh rombongan Pemadam Kebakaran Siaga Kubu Raya. ( foto: b_dal)

_MG_9000.jpg

Menteri kebudayaan & Pariwisata dan Gubernur Kalimantan Barat beserta MUSPIDA KALBAR foto bersama para Tatung (foto:b_dal)

_MG_9028.JPG

atraksi Sepasang Barongsai yang menghibur para Tamu Undangan dan Masyarakat Kalbar. (foto;b_dal)

Tinggalkan komentar