LAMS INTERNATIONAL BEDAR BOAT RACE 2009
December 24, 2009 | Oleh : mumu | Kategori : Wisata dan Budaya
Tidak seperti hari-hari biasa, Gertak Sabbo’ dan tepian Sungai Sambas dipenuhi umbul-umbul warna-warni bertuliskan “LAMS” dan baliho event berukuran besar terpajang rapi di dekat water front city. Pedagang-pedagang dadakan bermunculan memanfaatkan keramaian guna menoreh rejeki.
Keramaian ini bukan tanpa sebab. Sambas kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) International Bedar Race 2009. Olah raga tradisional yang telah ada sejak jaman kesultanan Sambas ke-1 kali ini diikuti oleh peserta dari Malaysia ( Sarawak, Kuala Lumpur, Sabah, Labuan, Johor dan Penang), Brunai Darussalam serta Indonesia (DKI Jakarta, Kabupaten Palalawan, Kabupaten Siak Sri Indrapura, Kota Pontianak, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Sintang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Melawi dan Kabupaten Kubu Raya.)
Dengan mengusung motto “Kembangkan Budaya, Lestarikan Tradisi, Jelajahi Nusantara” diadakannya lomba sampan bedar ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar masyarakat Melayu dan memberikan input positif dalam pelaksanaan program Tahun Kunjungan Wisata Kalimantan Barat 2010. (mumu/24/12)

Kedatangan H. Morkes Effendi, SPd., MH sebagai Sekretaris Jenderal Lembaga Adat Melayu Serantau beserta istri dan Dato Petinggi Abdi Nurkamil Mawardi selaku Ketua Pelaksana Lomba Sampan Nusantara disambut dengan tabuhan rebana. Foto : Sabda Agung

LAMS International Bedar Race pertama kali digelar pada tahun 2001. 2009 adalah tahun kedua penyelenggaraan lomba sampan yang diangkat dari olah raga rakyat yang kaya akan nuansa budaya. Foto : Ilham Chandra

Kesenian rebana salah satu agenda yang disajikan setelah para tamu dihibur dengan lagu-lagu tradisional Sambas. Foto : Sabda Agung

Tari Rumba, Jepin Redap dan Tanda' Sambas persembahan dari beberapa rumah budaya di Kabupaten Sambas. Foto : Sabda Agung

Pemukulan gong oleh Sekretaris Jenderal Lembaga Adat Melayu Serantau yang menandakan LAMS International Bedar Race 2009 telah resmi dibuka. Foto : Q-Noi

Di masa pemerintahan Sultan Muhammad Mulia Ibrahim (Sultan Sambas ke- 15) sampan bedar pertama kali dilombakan pada tahun 1931. Foto : Ridwan A.

8 orang pendayung,, panjang sampan lebih kurang 13 meter dan lebar sampan 50 hingga 60 cm. Foto : Q-Noi

Bisa dijadikan agenda tetap wisata daerah, bahkan nasional mengingat 2010 adalah Tahun Kunjungan Wisata Kalimantan Barat. Foto : Ilham Chandra

LAMS International Bedar Race hanya mempertandingkan kategori sampan 8 orang pendayung. Foto : Cholid Nugraha















ass wr wb
teimakasih tak terhingga kepada borneo fhotografer yang peduli dan sangat berperan dalam membantu panpel teknis lomba sampan nusantara dalam mendokumentasikan olahraga rakyat ini,hanya 1 kata “SALUT ” hasil gambar2nya melambangkan kecintaan kepada khasanah budaya..semoga lomba sampan nusantara ini dapat menjadi agenda nasional
wass wr wb.
[Balas Komentar]
Indra Ae' Reply:
December 28th, 2009 at 1:31 am
Sama-sama bang.
Semoga Media kami ini dapat membantu menginformasikan khasana budaya yg ada di Kalimantan Barat.
Selamat dan sukses… semoga LAMS dapat mewujudkan semua cita2 yang telah di Agendakan.
[Balas Komentar]
Assalamualaikum.
ma kasih friend telah memuat foto-foto lomba sampan di Sambas, jadi walaupun saya tidak hadir karena tugas kepelatihan saat itu, jadi dapat lihat fotonye jak dah syukur. fotonye siiip……
[Balas Komentar]
Fakhrozi Daeriza Reply:
December 28th, 2009 at 8:16 pm
nyesal bang tag nonton….
[Balas Komentar]