Kecil-kecil jadi tatung…
February 22, 2009 | Oleh : iyep | Kategori : Photo dan Berita

"Tatung Kecil" (Foto : Indra Ae')
Bagi orang yang melihatnya pasti langsung kagum melihat atraksi yang disuguhkan sang tatung kecil dalam perayaan Cap Gomeh pada beberapa waktu yang lalu di Singkawang. Begitu fulgar tanpa batas, siapa pun bisa melihat dari anak-anak sampai orang dewasa. Event tersebut sangatlah menarik, wajar saja kota Singkawang pada saat itu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Kalau kita amati simbol kekerasan sangat kental dalam atraksi tersebut yang sepatutnya tidak dilihat apalagi dicontoh oleh anak-anak. Hal tersebut sudah sepatutnya menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah setempat khususnya Kota Singkawang sebagai penyelenggara event tersebut agar tahun-tahun selanjutnya event tersebut tidakĀ terlalu fulgar menampilkan adegan-adegan kekerasan di dalam event Cap Gomeh namum event tersebut tetap dikemas dengan cara yang menarik. (iyep/22/2/09)



setuju sih, tapi solusi nya gmn? jgn cuma kritik, cari juga solusinya.
[Balas Komentar]
sebenarnya seh klo emang gk mau nunjukin unsur “kekerasan” tersebut ke muka umum jgn dikeluarin tuh tatung2!!!! tp kan tatung2 itu salah satu dari kebudayaan Tionghoa dan bisa untuk mengenalkan kebudayaan Tionghoa yang ada di Indonesia kepada turis2 mancanegara….!!!tapi klo di lihat secara langsung tuh tatung seru juga seh,ibarat klo kebudayaan asli Indonesia tuh Kuda Lumping,Reog Ponorogo dll….yg dimana didalam kebudayaan tersebut mengandung unsur mistik & juga kekerasan yang klo dinikmati oleh masyarakat menjadi sebuah seni tari yang indah!!!!!
[Balas Komentar]