Bookmark and Share

FESTIVAL BUDAYA BUMI KHATULISTIWA : PARADE LAGU DAYAK

November 13, 2009 | Oleh : | Kategori : Photo dan Berita  

Kamis (12/11) Bertempat di Pentas Terbuka Taman Budaya Jalan A Yani Pontianak, Parade Lagu Dayak digelar. Peserta merupakan kelompok utusan dari Kabupaten/Kota berjumlah maksimal 17 orang meliputi penyanyi, penari dan pemain musik.
Penyajian menggunakan iringan musik hidup (live) dengan menggunakan alat tradisional seperti sape’, kledik, suling, kolintang, kenong, gong dan alat musik yang diketahui seniman musik Kabupaten/Kota yang belum terinventarisir.
Peserta Parade Lagu Dayak diikuti oleh beberapa daerah seperti Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sintang, Kota Pontianak, Kabupaten Sekadau, Kota Singkawang, Kabupaten Landak, Kabupaten Pontianak dan Kabupaten Bengkayang.
Tema dan isi lagu, penataan musik, materi dan teknik vokal, penghayatan lagu oleh penyanyi, harmonisasi dan konsistensi di dalam menyajikan musik daerah adalah beberapa kriteria yang harus diperhatikan oleh setiap peserta.(mumu/12/11)

adapun pemenang Penyaji Barisan Budaya yang mendapat predikat terbaik sebagai berikut :
1. Kota Singkawang.
2. Kabupaten Sintang.
3. Kabupaten Kubu Raya.

Favorit Penyaji Barisan Budaya :
1. Kabupaten Bengkayang

Pemenang Barisan Multi Etnis :
1. Majelis Adat Budaya Melayu (MABD), Provinsi kalimantan Barat.
2. Paguyuban Jawa Barat dan banten.
3. Dewan Adat Dayak (DAD).

Favorit Barisan Multi Etnis :
1. Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT)

FBBK Parade Lagu Dayak 1.jpg

Materi lagu yang dibawakan merupakan lagu khas Dayak yang merupakan ciptaan seniman daerah setempat. Foto : Ianimaru

FBBK Parade Lagu Dayak 2.jpg

Tema lagu bebas namun bertendensi positif seperti percintaan, keindahan alam, reliji dan pesona seni budaya. Foto : Ianimaru

FBBK Parade Lagu Dayak 3.jpg

Penyaji terbaik lagu Dayak akan dikirim ke Parade Lagu Daerah di Taman Mini Nasional Indah, Jakarta. Foto : Ianimaru

FBBK Parade Lagu Dayak 4.jpg

Pengumaman pemenang Parade Lagu Dayak akan diumumkan pada hari ke 3 Festival Budaya Bumi Khatulistiwa. Foto : Ianimaru

FBBK Parade Lagu Dayak 5.jpg

Peserta dari Kabupaten Bengkayang membawakan lagu yang berjudul "Sunge Banyuke" yang mengisahkan Sungai Banyuke yang dulunya jernih namun kini telah tercemar. Foto : Ianimaru

sampek-menjadi-alat-utama-d.jpg

Harmonisasi menjadi salah satu kriteria yang diamati oleh juri. Foto : Sabda Agung.

Tinggalkan komentar