Bookmark and Share

SOLEHUDIN TIBA DI KALBAR

Ketapang, BoP. Solehudin kelahiran Bunyuasin, 17 Mei 1985 akhirnya tiba di Kalimantan Barat melewati Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang.

Sabtu (20/11/10) tepatnya di Desa Tanah Merah, tim Photography Trip Borneo Photography tanpa sengaja berpapasan dengan petualang lintas nusantara asal Jawa Barat ini.

Sepeda Solehudin terlihat begitu ”semarak” karena banyak dihiasi atribut kampanye dan barang-barang bawaannya. Solehudin juga tak lupa mengabadikan lokasi-lokasi jelajahannya dengan kamera. Termasuk kondisi jalan di Kecamatan Nanga Tayap.(mumu/25/11/10)

indra1.jpg

Memulai berpetualang lintas nusantara pada tanggal 1 januari 2004. Pada saat itu orang tua Solehudin hanya membekalinya dengan uang sebesar Rp. 5000,00. Tujuan pertama adalah Kota Bandung yang ditempuh Solehudin dengan berjalan kaki. Foto : Indra Ae'

qnoi1.jpg

Tiba di Bandung, Solehudin bertemu dengan Gubernur Jawa Barat yang kemudian memberinya sebuah sepeda. Foto : Qnoi

qnoi2.jpg

Menderita polio pada usia 3 hingga 6 tahun membuat Solehudin bernazar (berjanji). Jika ia sembuh nanti, ia akan berkeliling Indonesia. Di dalam perjalanannya keliling Indonesia, Solehudin juga mengkampanyekan anti korupsi, anti narkoba dan miras, kampanye pemeliharaan lingkungan hidup dengan menggunakan sepeda roda dua ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi udara. Foto : Qnoi

qnoi3.jpg

Kalimantan Barat adalah Propinsi terakhir yang ditempuh oleh Solehudin. ”Saya kaget pas masuk perbatasan Kalteng-Kalbar. Kondisi jalan Kalbar begitu buruk. Sekian banyak daerah di Indonesia yang saya lalui, hanya Kalbar saja yang kondisi jalannya masih ada yang rusak parah.” Foto : Qnoi

Suasana Pelaksanaan Sholat Idul Adha Tahun 1431 H

Pontianak Bop.( 17/11) Suasana pelaksanaan Sholat Idul Adha di Masjid Jami Pontianak di padati ribuan jamaah, pada hari Rabu tanggal 17 Desember 2010. Masjid Jami merupakan peninggalan Kesultanan Pontianak dan merupakan salah satu masjid tertua di Kota Pontianak.(trie)

tri_2368.jpg

Suasana pelaksanaan Shalat Idul Adha di Halaman Masjid Jami Pontianak (photo: Trie)

eko_DSC2370.jpg

pelaksanaan Sholat Idul Adha dimasjid Jami Pontianak dimulai pukul 7:01:56 WIB pagi.(foto: Eko Suryanto Daulay)

eko2_DSC2375.jpg

Jamaah yang melaksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Jami berasal dari berbagai wilayah yang ada di Kota Pontianak. (foto: Eko Suryanto Daulay )

eko_DSC0240.jpg

Perahu motor, merupakan salah satu alat transportasi alternatif yang digunakan jamaah. (foto : Eko Suryanto Daulay)

tri_2349.jpg

Ramainya jamaah dalam pelaksanaan Sholat tersebut merupakan suatu hal yang biasa ditemui setiap tahunnya.(foto :trie)

Setelah Putussibau, Sintang Ikut Terendam

Sintang, BoP. (13/10) Banjir kali ini melanda Kabupaten Sintang setelah sebelumnya melanda di Kabupaten Kapuas Hulu. Hampir seluruh wilayah di Kota Kabupaten Sintang terutama yang berada di dataran rendah dan dilalui arus serta anak sungai terendam banjir. Banjir kali ini juga termasuk yang terparah yang pernah melanda Kabupaten Sintang. (Siti Rina Apriliani, 2010)

Banjir memaksa murid SDN 08 Sintang ini untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)


Jalan PKP Mujahidin yang juga merupakan jalan protokol di Kabupaten Sintang ikut terendam banjir. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)


Ketinggian air bekisar semata kaki orang dewasa hingga satu meter. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)


Banjir kali ini juga ikut mengganggu jalur komunikasi. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)

Kabupaten Kapuas Hulu Terendam Banjir

Kapuas Hulu, BoP. Kabupaten Kapuas Hulu (11/10), Kalimantan Barat, lumpuh total. Hampir 20 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian hingga dua meter akibat hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari belakangan ini.

Sedikitnya 8.000 rumah di terendam banjir. Tiga di antaranya hanyut terbawa air. Lima jembatan gantung putus dan 2.000 hektare sawah terancam gagal panen.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalbar, Tri Budiarto, banjir saat ini merupakan bencana terparah dalam 30 tahun. Tercatat, hanya tiga kecamatan yang bebas banjir yaitu Kecamatan Embaloh Hulu, Puri Kencana, dan Kecamatan Empanang. (b_dal)

Banjir kali ini adalah yang terparah di Kapuas Hulu. (photo: Endi, Putussibau, 2010)

Sebagian warga masih bertahan untuk menjaga harta bendanya. (photo: Endi, Putussibau, 2010)

Ular Nongkrong Jadi Perhatian

Pontianak-BOP. Ular Sawa (Phyton) menarik perhatian warga sekitaran Gang Walet, Jalan Penjara. Pasalnya  ular tersebut dikeluarkan dari kandang oleh sang pemilik dan dibawa ke depan gang. (10/10)

“]ular_1new.JPG

Ditemukan pertama kali oleh Qorimin (50) sekitar tahun 2006 lalu. (Foto: Zeinur. M)

ular_2new.JPG

Dengan panjang sekitar 5 meter dan berat 60 kilogram, ular ini makan 2 minggu sekali. Biasanya makanannya adalah ayam. (Foto : Erru Ahmadia)

ular_3new.JPG

Ular ini sengaja dikeluarkan tiap hari minggu dari kandang. Biar tidak bosan," ujar Adi (20) yang juga keponakan dari sang pemilik. (Foto : Eru Ahmadia)

ular_4new.JPG

Kalau sudah diberi makan, kita tidak perlu takut. Soalnya ular lebih banyak diam. (Foto : Eru Ahmadia)

DIRGAHAYU TENTARA NASIONAL INDONESIA

Pontianak BoP. Upacara Peringatan Hari Lahirnya Tentara Nasional Indonesia ke 65 yang jatuh pada hari Selasa (05/10) telah dilangsungkan di depan Gedung Markas Komando Resort Militer (Makorem) 121/ABW, Jalan Rahadi Oesman Pontianak.

Tema pada peringatan hari jadi Tentara Nasional Indonesia tahun ini adalah ” TNI SEBAGAI BHAYANGKARI NEGARA BERSAMA SELURUH KOMPONEN BANGSA, SIAP MENEGAKKAN KEDAULATAN DAN MEMPERTAHANKAN KEUTUHAN WILAYAH NKRI.”

Upacara memperingati Hari Ulang Tahun TNI dihadiri oleh Pemerintah Daerah Kalimantan Barat, para tokoh masyarakat dan  antusias masyarakat untuk menyaksikan jalannya upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Republik Indonesia. (Mumu/05/10)

5resize.JPG

Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Moeldoko S.Ip. Foto : Mumu

6resize.JPG

Tercatat dalam sejarah, bahwa Tentara Nasional Indonesia adalah tentara yang berasal dari rakyat yang berjuang dan membela kepentingan rakyat. Foto : Mumu

4resize.JPG

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki peran di bidang pertahanan. Dimana di dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan negara. Foto : Mumu

9resize.JPG

Tentara Indonesia sebagai salah satu unsur bangsa memiliki tugas dasar yaitu, menjaga kedaulatan negara, mempertahankan utuhnya negara Indonesia dan melindungi seluruh bangsa dan tanah air Indonesia dari segala ancaman yang mengganggu keutuhan negara Indonesia. Foto : Mumu

8resize.JPG

Tentara Nasional Indonesia adalah perkembangan dari Badan Keamanan Rakyat (BKR). Pada tanggal 5 Oktober 1945 berlanjut menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). TKR kemudian menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), mengikuti dasar militer internasional. Kemudian Tentara Nasional Indonesia (TNI) disahkan dan resmi berdiri pada 3 Juni 1947. Foto : Mumu

7resize.JPG

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki peran di bidang pertahanan. Dimana di dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan negara. Foto : Mumu

10resize.JPG

Bersama seluruh komponen bangsa siap menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Foto : Mumu

1resize.JPG

Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah alat pertahanan negara. Foto : Mumu

Mini Pesta Blogger Pontianak 2010

Sabtu (25/09) , Komunitas Blogger en Netter Pontianak atau yang sering disebut komunitas Beleter.com menyelenggarakan mini pesta blogger, acara ini berlangsung di aula SMKN 3 Pontianak. Komunitas Beleter  yang baru terbentuk ini diketuai oleh Dwi Wahyudi acara ini adalah acara pertama kalinya diadakan oleh Beleter. Pontianak merupakan kota ke 4 blogshop Pesta Blogger 2010, agenda kegiatan dalam Pesta Blogger di Pontianak,  seminar kewirausahaan,  kopi darat belogger and netter Pontianak dan Kalimantan Barat. Dalam kegiatan ini diisi oleh pembicara-pembicara seperti  Mr. Daniel Doaghty dari Malaysia pendiri borneocolours.com, Mr. Philip W. Roskamps dari Kedubes Amerika Serikat dan Pak Eddy Setiawan salah satu Bloger Kalimantan Barat. Dalam Pesta Blogger kali ini yang hadir di dominasi oleh mahasiswa juga hadir ketua Pesta Blogger 2010 Mbak Rara, yang merupakan blogger dari Makasar.

Foto_bersama_Pinitia_dan_peserta_Pesta_gawai_Bloger__foto_Trie_.jpg

Foto bersama panitia dan peserta Pesta Gawai Blogger (foto :Trie)

IMG_0088.JPG

Rara, Ketua Pesta Blogger bercerita dan berbagi pengalaman tentang berkomunitas di dunia maya. (foto :trie)

Mr._Philip_W._Roskamp__dari_kedubes_amerika__sebagai_jurubicara_dalam_acara_sesi_blogshop_.JPG

Mr. Philip W. Roskamp, dari Kedubes Amerika, sebagai juru bicara dalam acara sesi blogshop (foto: Trie)

Salah_satu_Perserta_yang_beruntung__medapatan_sebuah_Hp_dalam_kegiatan_Pesta_Blogger.JPG

Menjaga Tradisi

Pontianak, BoP (8/9). Penghujung ramadhan di kota Pontianak identik dengan festival meriam karbit, salah satunya di Gang H. Mursyid yang dilaksanakan keluarga besar Gang H. Mursyid.”Tahun ini kami memainkan 7 meriam”, ujar Raden Mochtar Ketua Pemuda Meriam Gang H. Mursyid. Dengan banyak dan besarnya meriam tersebut tak heran jika dalam satu malam bisa menghabiskan sekitar 100 kilo karbit untuk 7 meriam tersebut. Pendanaan kegiatan meriam karbit ini bersumber dari swadaya masyarakat dan juga dari Dinas Pariwisata, para penggiat meriam karbit seperti di Gang H. Mursyid ini tetap mengadakan kegiatan ini setiap tahunnya demi menjaga tradisi yang turun temurun. Puncak permainan meriam karbit dilaksanakan hari ini (9/9), di tepian Sungai Kapuas yang bertepatan dengan malam takbiran. (ande, 2010)

Raden Mochtar, Ketua Pemuda Meriam Gg. H. Mursyid (photo: ande, 2010)

Para pengurus pemuda meriam karbit Gg. H. Mursyid (photo: Ande, 2010)

Anak-anak pun penuh antusias dalam permainan ini. (photo: Ande, 2010)

Tanggal 9 September 2010 adalah puncak permainan meriam karbit. (photo: Syarif Afdal, 2010)

Safari Ramadhan Bupati ke Kecamatan Terentang

Dalam Bulan Suci Ramadhan 1431H ini, seperti juga pada tahun-tahun sebelumnya, Bupati beserta SKPD Kabupaten Kubu Raya, khususnya yang beragama Islam, secara bergantian dan bergiliran, dengan jadwal yang telah disusun , melakukan lawatan silaturrahmi ke desa-desa melalui Safari Ramadhan.

_MG_9396.jpg

Silaturahmi sekaligus melihat kondisi masyarakat yang sebenarnya. Foto : Firdaus

IMG_9461.jpg

menyampaikan pesan-pesan pemerintah khususnya program pembangunan. Foto : Firdaus

Kegiatan ini memiliki arti strategis, karena melalui Safari Ramadhan ini Bupati dan Para SKPD Kab.Kubu Raya berkesempatan untuk bertemu langsung dengan masyarakat, berkomunikasi, berdialog, sekaligus bersilaturrahmi. Bupati dan Para SKPD Kab.Kubu Raya memiliki kesempatan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, juga pada saat yang sama bisa menyampaikan pesan-pesan pemerintah khususnya program pembangunan.

_MG_9418.jpg

Safari Ramadhan ini berlangsung pada hari Sabtu (28/08), ke Dusun Tanjung Harapan, Desa Teluk Empening, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya. Foto : Firdaus

Safari Ramadhan ini berlangsung pada hari Sabtu (28/08), ke Dusun Tanjung Harapan, Desa Teluk Empening, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya. Terdapat dua acara utama dari kegiatan ini. Pada sore hari sebagai agenda pertama, Bapak Bupati melakukan kunjungan sekaligus buka puasa bersama di Masjid Miftahul Iman di Dusun Tj. Harapan. Masjid yang berukuran 9 x 9 meter dan dengan kondisi seadanya beliau hadir untuk bertatap muka dengan warga setempat.

IMG_9472.jpg

Foto bersama warga di Masjid Miftahul Iman di Dusun Tj. Harapan. Foto : Firdaus

Setelah berbuka puasa dan sholat Maghrib berjamaah, acara selanjutnya adalah penyerahan paket sembako secara simbolis oleh Muda Mahendrawan, S bagi warga yang layak menerimanya. Dilanjutkan dengan pemberian alat tulis kepada anak-anak dan bingkisan untuk para warga yang bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan langsung oleh Bapak dan Ibu Bupati kepada masyarakat yang hadir dalam acara itu.

IMG_9465.jpg

Buka puasa bersama dan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada warga. Foto : Firdaus

Safari Ramadhan ini berlangsung ramai dipadati warga setempat sehingga kapasitas masjid tidak cukup menampung semua undangan di dalam ruangan. warga sangat merasa senang dengan atas kehadiran Bapak Bupati dan Para SKPD Kubu Raya. Mereka berharap agar Bupati dan Para SKPD Kubu Raya dapat melihat langsung keadaan yang sesungguhnya Dusun Kelola Jaya ini, yang dari sejak awal berdirinya hingga saat ini masih belum teraliri listrik. Karena genset tidak bisa digunakan, acara pembagian bingkisan untuk anak-anak sekolah hanya dibantu dengan pelita. (Firdaus/04/9)

Panjat Dinding Putri PORPROV Kalbar

Pontianak BoP. Rabu (28/7), di halaman Gedung Olah Raga Pangsuma tengah berlangsung pertandingan cabang olahraga panjat dinding perorangan putri. Cabang olahraga pada event Pekan Olahraga Propinsi ini diikuti oleh Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kota Pontianak, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Landak, kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Sekadau, Kota Singkawang dan Kabupaten Pontianak.

Kamis (29/7) akan dilanjutkan dengan final nomor Boulder (jalur pendek), final Lead (rintisan) dan kualifikasi Speed(kecepatan). (mumu/28/7)

resize_1_copy.jpg

Berlangsung hingga 31 Juli 2010. (foto : mumu)

resize_2_copy.jpg

Peserta berasal dari 10 kabupaten dan 2 kota di Kalbar. (foto : mumu)

Perolehan Medali Sementara

BOULDER (JALUR PENDEK) PUTRI PERORANGAN

Natalia (Kab.Bengkayang), medali emas.

Desi Tonita (Kab. Sambas), medali perak.

Eka (Kota Pontianak), medali perunggu.

BOULDER (JALUR PENDEK) PUTRA BEREGU

Adhari, M. Tabi’in dan Andy Anwar (Kab. Sambas), medali emas.

Rahmad, Hendra Cipta dan Sazha Ade Norman (Kota Singkawang), medali perak.

Putra Hakiki, Julianto dan Feliks (Kota Pontianak), medali perunggu.

LEAD (RINTISAN) PUTRI BEREGU

Leliyah, Reza dan Diana (Kota Pontianak), medali emas.

Sri W. Wulandari, Lilis Setiawati dan Diana (Kab. Kapuas Hulu), medali perak.

Theresia Noberta, Ria Septiana dan Ernawati (Kab. Pontianak), medali perunggu.

BOULDER (JALUR PENDEK) PUTRA PERORANGAN

Martholomeus (Kab. Kapuas Hulu), medali emas.

Angga (Kab. Pontianak), medali perak.

M.Tabi’in (Kab. Sambas), medali perunggu.

LEAD (RINTISAN) PUTRA BEREGU

Rifin, Ijul dan Taufik (Kab. Ketapang), medali emas.

Rahmad, Hendra dan Sazha (Kota Singkawang), medali perak.

P.Hakiki, Julianto dan Feliks (Kota Pontianak), medali perunggu.

LEAD (RINTISAN) PUTRI PERORANGAN

Vina Triyana (Kota Singklawang), medali emas.

Lilis Setiawati (Kab. Kapuas Hulu), medali perak.

Theresia Noberta (Kab. Pontianak), medali perunggu.

resize_3_copy.jpg

Salah satu cabang olahraga mendaki gunung. (foto : mumu)

resize_4_copy.jpg

Kesuburannya tumbuh di banyak di daerah di Indonesia dikarenakan dinding panjat banyak didirikan di lingkungan kampus atau sekolah. (foto : mumu)

resize_5_copy.jpg

Meski dinilai lebih mudah jika dibandingkan dengan panjat tebing alam, setiap atlet dituntut untuk siap mental dan fisik. (foto : mumu)

Diskusi Santai Bersama Oscar Motuloh dan Risman Marah

Pontianak, BOP. Sharing Santai dan Diskusi tentang fotografi kembali diadakan oleh School Of  Rock Photography, bertempat di Rumah Mimpi, Taman Gita Nanda, Jalan A yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin  (25/07/2010) kemarin.

DSC05467.JPG

Sharing Santai & Diskusi Fotografi dimulai pukul 20.15 WIB. diawali dengan pemutaran film dokumenter "THE KAWAH IJEN WARRIORS" ( foto oleh : ande )

Oscar Motuloh-Kepala Museum dan Galeri Jurnalistik ANTARA, mengawali sharing & diskusi Fotografi dengan memutar film dokumenter “The Kawah Ijen Warriors”. Menceritakan tentang perjalanan 5 fotografer muda yang meliput segala kegiatan para penambang belerang disandingkan dengan slide foto-foto dari kelima fotografer tersebut kedalam film.

“Menentukan objek,memilah objek yang akan diambil, menentukan persiapan teknis,pendekatan yang benar akan menghasilkan sebuah karya dari sebuah esai foto yang bagus” kata nya, pada sesi diskusi.

DSC05475.JPG

"Fotografer digital yang baik akan mencari & menemukan warna digital itu sendiri". ( Foto Oleh : Zeinur,M )

DSC05469.JPG

"Fotografer yang liar akan mencari dan menemukan bentuk dari keliaran itu sendiri. Pada suatu titik dia akan menemukan bentuk yang berbeda hingga mendapatkan pengakuan dari orang lain". ( Foto Oleh : Ande )

Risman Marah-Dosen ISI Jogjakarta,juga menjadi pembicara pada sharing dan diskusi kali ini. Berbagai pengalaman tentang fotografi yang diceritakan oleh nya, salah satu nya adalah Pameran Fotografi Buta yang merupakan salah satu karya beliau yaitu karya-karya fotografi yang didokumentasikan oleh orang-orang buta. (Zeinur, M/26/07/2010)

« Previous PageNext Page »