Bambu Jitak,Inovasi Seni Anak Negeri
July 13, 2010 | Oleh : Eko Suryanto DAULAY | Kategori : Klik...!!!
Pontianak (BOP). Diciptakan dan diperkenalkan oleh Agus Patria, seorang pelaku seni asal Bandung dua tahun lalu Bambu Jitak merupakan alat musik yang terdiri dari melodi,bass,dan rhytm. Dimainkan dengan cara di pukul dengan tongkat bambu kecil,sehingga menciptakan bunyi-bunyian yang terdengar unik. Alat musik yang sudah memiliki hak paten ini,telah mengikuti berbagai acara pertunjukan diberbagai daerah di Indonesia. ( Eko/Zeinur, M 13/07/2010 )



yaup,. go musik daerah,..
)
salut buat pak agus,.
dari kegagalan bisa jadi sebuah keberhasilan yg berbeda,.
[Balas Komentar]
roetea Reply:
July 16th, 2010 at 5:47 pm
salutttttt ……………;))
buat pancipta alat musik mudah-mudahan bambu jitak bakal jadi kitaronya Indonesia, bisa tidak di kolaborasi dengan alat musik modern…….
[Balas Komentar]
august m patria Reply:
July 23rd, 2010 at 12:37 pm
terim KAIH dukungan ada ………. jadikanlah sebuag kegagalan untuk menjadikan kreatifitas yang baru ….{inovasi kreatif} ….. sehingga kegagalan bukan sebuah akhir tapi merupakan sebuah awal keberhasilan dalam bidang apapun ……
[Balas Komentar]
agus m. patria Reply:
April 10th, 2011 at 5:32 pm
…@ Isni iim rasyikin …… thanks ya comment ya …… sukses dan sejahtera selalu untuk anda dan keluarga …..
[Balas Komentar]
waktu dipamerkan sih kayaknya bisa tuh,
mudah2an aja bisa eksis terus,,.
[Balas Komentar]
mudah2an kedepan alat musik ini bisa lebih berkembang lagi dikancah musik indonesia, alat musik bambu jitak ini dapat dikolaborasi secara tunggal maupun group dengan alat musik lainnya, pernah alat musik ini kolaborasi dengan alat musik modern dijadikan cha cha cha, bosanova, hip hop, dan funky, rencana kagusedepan akan dibuat dengan aliran musik rock n roll ….. mohon doanya saja….august m patria.
[Balas Komentar]
Qnoy Reply:
July 24th, 2010 at 3:17 pm
Terimakasih pak agus sudah mengunjungi website kami.
Apresiasi yang tinggi terhadap suatu karya seni melalui bambu jitak yang telah bapak ciptakan, mudahan dapat menjadi inspirasi serta warisan bagi suatu tradisi baru di Indonesia.
Salut untuk Bapak.
[Balas Komentar]
bravo buat bang agus …… yg telah menciptakan alat musik tradisional …… inovasi anda dalam menciptakan alat musik babu sungguh menarik ….. mudah mudahan sja bisa juga menjadikan inovasi kreatif untuk generasi muda di nusantara ini …… kemudian saya sangat berminat dengan alat musik bambu jitak tsb, kemana sy harus membelinya, kemudian cara pembayarannya bagaimana, apakah ada seri khusus untuk alat musik tersebut ….. maaf seperti melody. rythm, bass, gong, adakah perkusi lainnya yg sdh umum sebagai pembantumusiknya, termasuk diatonis atu pentatonis, bisakah alat ini dipadukan dengan digital musick modern, mohon bang agus bisa mengirimkan no telp dan alamat ke e mail sy ….. sekali lagi bravo ………… trims …..
[Balas Komentar]
agus m. patria Reply:
April 10th, 2011 at 5:28 pm
@ buat tonny ….. salam perdamaian lewat seni musik tradisional ……… diharapkan alat musik ini dapat digemari secara skala nasional ……. hakau anda berminat dengan alat musik ini dengan senang hati akan sy layani …….. silahkan hubungi di telp sy 0254 7222 111 …… tentunya akan sy ajarkan dahulu cara bermain dan cara menyetem nadanya …. kemudian alat musik nipun dapat dikolaborasi dengan musik modern lainnya ….. diantaranya dengan hip hop …. blues ….. tango, ….. samba…… rock n roll …..chachacha ….. cara pembayaran kita bicarakan kemudian setelah bertemu …… untuk alat tentunya mempunyai seri seperti melodi, bass/goong/pengiring/ dan dibantu oleh alat pukul lainnya seperti jimwe, kendang, drum sukasuka saja disesuaikan dengan irama yg akan kita mainkan ……. kemudian alat ini bebas bisa saja dipadukan dengan digital musick ….. malakan semakin bervariatif …. apalagi bila alat ini ketika memainkannya menggunakan effeck untuk guitar listrik tambah asy;yik ……. nikmati semua alat musik tradisional di nusantara ini dengan hatimu ……. ada sesuatu nilai lebih yg tak kalah dg alat musik dari luar ……… smoga musik tradisional kita smakin bisa dinikmati di mancanegara …. wass ……..
[Balas Komentar]