Images by sinatrya-ananda
Acara Bedah Foto BoP

Suasana Bedah Foto (photo: Dok)
Sabtu,9 Mei 2009, Borneophotography (BoP) mengadakan bedah foto yang isinya membahas tentang karya foto para member BoP yang bertema sosial budaya. Tujuan acara tersebut adalah bagaimana cara kita memahami konsep foto kita sendiri. Intinya suatu pembelajaran bagi kita untuk melihat kekurangana dari foto kita dan menerima komentar serta kritikan foto yang dipresentasikan oleh tiap member dari orang lain. Bedah foto ini dihadiri sekitar 20 orang member BoP dan membahas sekitar 20 karya dari 12 peserta. Seperti member kita, Abeth. Menampilkan karya foto nya berjudul “TILANG”. Foto itu menggambarkan seorang polisi yang sedang menilang pengendara yang melanggar aturan lalu-lintas. Kemudian dengan karya yang berbeda Dani menampilkan seorang polisi yang sedang menertibkan pengendara mobil yang menggunakan huruf jepang pada plat nomor kendaraan nya. Acara ini juga dihadiri oleh salah satu fotografer yang aktif di FN (Fotografer Net) dan milis PENTAX Indonesia, Muhammad Rizky.

Pak rizky (baju putih) sedang memberikan masukan terhdapa karya salah satu anak BoP (photo: Dok)
Beliau juga mempresentasikan karya-karya nya hasil perjalanan dibeberapa provinsi di Indonesia. Karya-karya beliau lebih mengarah kepada kategori Human Interest. Komposisi yang menarik serta karakterisitik dari foto beliau menjadikan sebuah pembelajaran baru bagi peserta bedah foto.(yaya/11/05/09)
Suara Kecil
Bapak Abdul Hakim (40) seorang kepala keluarga yang tinggal di Gg. Jeruju 3 Dalam, adalah potret salah seorang pekerja keras yang berusaha menghidupi keluarganya dengan bekerja sebagai seorang pemulung. Sudah 6 tahun Bapak Abdul Hakim menjalani pekerjaannya ini. Setiap hari, bapak dari 3 orang anak ini mulai bekerja dari pukul 5 pagi. Beliau menyusuri sepanjang jalan, berusaha mencari barang bekas ataupun sampah yang masih dapat dijual guna memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, tetapi beliau mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, seperti BLT (Bantuan Langsung Tunai). Namun demikian, beliau tidak pernah putus asa mendorong gerobaknya meski hanya mendapatkan penghasilan berkisar 30-40 Ribu Rupiah perhari, dan itupun harus dicarinya sampai pukul 20.00 WIB.

Pak Abdul Hakim, Potret salah satu warga kecil Pontianak (photo: sinatrya ananda, 2009)
Terkadang penyakitpun menghampirinya, seperti radang paru-paru yang kerap membuatnya merasa sakit di bagian dada. Untuk mengobatinya, Bapak Abdul Hakim berobat ke puskesmas. Walaupun sakit, beliau tetap melakukan aktifitasnya tanpa lelah. “Saya berharap agar pemerintah lebih memperhatikan rakyat kecil seperti saya,” ujrarnya. Itulah keinginan sederhana dari salah satu diantara rakyat Indonesia, yang hanya ingin menjalani kehidupan yang layak.(yaya/11/05/09)

Pak Abdul Hakim saat menjalani perkerjaannya sebagai pemulung (photo: sinatrya ananda, 2009)
Malam Terakhir NIX 2009

NIX 2009 (photo: sinatrya ananda, 2009)
Senin, 4 Mei 2009 merupakan hari terakhir Pameran Komputer National Information and Tecnology Expo (NIX) 2009 yang diadakan di Pontianak Convention Center (PCC) yang dibuka Kamis, 30 April 2009 dan diakhiri pada hari ini. Pameran Komputer National Information Expo ini tidak hanya diselenggarakan di kota Pontianak, tapi juga di berbagai kota-kota besar di Indonesia.

seorang pengujung sedang memperhatikan spesifikasi produk (photo: sinatrya ananda, 2009)
Pada pameran kali ini, terdapat 37 stand yang mempromosikan produk-produknya, seperti laptop, kamera, printer, asesoris komputer dan lain sebagainya. Disediakan pula satu unit motor sebagai grand prize bagi pembeli yang beruntung. Penarikan undian utama ini akan dilaksanakan pada hari terakhir pameran. Meskipun di hari terakhir, pameran komputer ini masih dipadati oleh pengunjung.(yaya/04/05/09)
kerja sama

kerja sama (foto : yaya, singkawang, 2009)


