Bookmark and Share

Images by ekosuryantodaulay

Kanjan Jarau

kanjan_jarau__1_.jpg

Pontianak (26/5/20 Upacara adat adat Dayak di Kabupaten Ketapang. Merupakan  ritual untuk penghormatan orang yang telah tiada berupa pembuatan Jarau (pohon). Jarau dipegang kemudian dikelilingi oleh keluarga dan kerabat yang melaksanakan upacara tersebut. Peragaan Upacara Kanjan Jarau ditampilkan di Pekan GAWAI DAYAK  Ke-XXVI  18 – 23 Mei 2011 kemarin (eko suryanto daulay).

WIDO

Wido, anggota termuda dari Sanggar Kijang Berantai ini sudah tidak canggung lagi tampil dihadapan umum, dikarenakan Wido sendiri telah tampil sebelumnya dipentas nasional bahkan hingga pentas internasional. Sanggar Kijang Berantai ini lebih memfokuskan pelatihan bagi mereka yang masih usia muda. (EkoSuryantoDaulay,26/2/2011)

PAWAI MEMPERINGATI MAULID NABI

Pawai dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad yang dirayakan oleh umat Islam pada hari Selasa 15 Februari 2011. Banyak diikuti peserta baik dari murid sekolah dasar hingga sekolah atas maupun Lembaga Islam yang ada di Pontianak. Adapun gelaran pawai kali ini dibuka langsung oleh Walikota Pontianak. Rute pawai ini dimulai dari depan Taman Alun Kapuas, Jl. Merdeka, Jl. Jend. Urip dan kembali lagi ke Taman Alun Kapuas. (15/02/2011/Eko Suryanto Daulay)

1.jpg

Pesan yang disampaikan dari Lembaga AL-Ikhlas Kota Pontianak. Foto : Eko Suryanto. D

2.jpg

SDN 09 Sui Kakap menampilkan marching band. Foto : Eko Suryanto D.

3.jpg

Dengan berbagai macam alat musik, peserta memainkan lagu-lagu bernuansa Islam. (foto: Eko Suryanto. D)

4.jpg

Ornamen berciri khaskan Melayu turut menghiasi pawai. (Foto: Eko Suryanto. D)

5.jpg

Peserta tidak hanya diikuti oleh anak muda tetapi orang tua juga turut andil. (Foto: Eko Suryanto. D)

Pembukaan Cap Go Meh 2562.


Kubu Raya, BoP. (12/2) Pembukaan Cap Go Meh di Kabupaten Kubu Raya di buka langsung oleh Bupati Kubu Raya. Acara ini berlangsung hingga tanggal 18 Februari 2011. (photo: Eko Suryanto Daulay)

Rumah Betang Desa Lingga

Desa Lingga adalah salah satu desa di Kecamatan Ambawang. Di desa ini terdapat sebuah rumah adat betang Dayak Kanayatn yang terletak di dekat Lapangan Petir, Jalan Trans Kalimantan.
Rumah adat ini tidak berpenghuni. Masyarakat menggunakan rumah betang ini sebagai pusat pertemuan adat dan berkesenian. (Eko Suryanto Daulay/14/8)

resize_1.jpg

Rumah Betang Desa Lingga. Berada di Jalan Trans Kalimantan, Desa Lingga, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. (Foto : Eko Suryanto Daulay)

resize_2.jpg

Rumah Betang suku Dayak Kanayatn ini didirikan dari hasil swadaya masyarakat pada tahun 1991. Pada tahun 1992 Naik Dango pertama kali digelar di rumah adat ini. (Foto : Eko Suryanto Daulay)

resize_3.jpg

Selain digunakan untuk pertemuan adat, rumah betang juga digunakan sebagai tempat berkesenian tari dan musik. (Foto : Eko Suryanto Daulay)

resize_4.jpg

Dibangun dengan menggunakan kayu mabang. (Foto : Eko Suryanto Daulay)

resize_5.jpg

Pintu dibuka dengan cara ditarik dan diikatkan pada tali. (Foto : Eko Suryanto Daulay)

resize_6.jpg

Lumbung padi. Hasil panen warga dikumpulkan di lumbung ini. Jika ada salah satu warga yang berhajat, padi-padi di lumbung dapat digunakan yang nantinya dapat diganti di lain hari. (Foto : Eko Suryanto Daulay)

resize_8.jpg

Lesung padi ini telah ada sejak rumah betang dibangun. (Foto : Eko Suryanto Daulay)

resize_9.jpg

Fransiskus Kiling, salah satu pengurus rumah adat. (Foto : Eko Suryanto Daulay)

Bengkel Bubut


Perlu waktu 2 jam untuk Pak Johan membuat baut mesin berbahan stainless steel. (Photo: Eko Suryanto Daulay, 2010)

Bambu Jitak,Inovasi Seni Anak Negeri

_DSC0078.JPG

Pontianak (BOP). Diciptakan dan diperkenalkan oleh Agus Patria, seorang pelaku seni asal Bandung dua tahun lalu Bambu Jitak merupakan alat musik yang terdiri dari melodi,bass,dan rhytm. Dimainkan dengan cara di pukul dengan tongkat bambu kecil,sehingga menciptakan bunyi-bunyian yang terdengar unik. Alat musik yang sudah memiliki hak paten ini,telah mengikuti berbagai acara pertunjukan diberbagai daerah di Indonesia. ( Eko/Zeinur, M 13/07/2010 )

Pameran Fotografi “Faces of Sunda Kelapa”


pameran_foto2.jpg

Jakarta(BOP). Pameran foto yang bertajuk “Faces of Sunda Kelapa” bertempat di gedung Erasmus Huis (kawasan Kuningan) dari tanggal 6 Mei – 12 Mei 2010. Merupakan pameran hasil dari fotografer amatir Manuel Guariguata. Total hasil karya fotografer sebanyak 29 foto,yang berfokus pada para pekerja di Sunda Kelapa. (foto oleh : Eko Suryanto Daulay/5 Mei 2010. )

Jakarta (BOP). Photo exhibition titled “Faces of Sunda Kelapa” located at Erasmus Huis Building (Kuningan area) from the date of May 6 to May 12, 2010. Exhibition is the result of an amateur photographer Manuel Guariguata. The total photo as many as 29 images by him, who focuses on workers in Sunda Kelapa. (Photo by: Eko Suryanto Daulay / May 5, 2010.)

Potensi Ikan Teri di Pulau Lemukutan

ikan_teri_di_pulau_lemukutan.jpg

Seorang wanita paruh baya sedang memasak air yang sudah dibumbui garam guna campuran ikan teri untuk membuat ikan teri asin. Hasil laut di pulau ini banyak menghidupi ekonomi masyarakat, khususnya ikan teri. Apabila bisa dikelola secara maksimal tentunya ikan teri bisa menjadi primadona hasil laut pulau Lemukutan. (Eko Suryanto Daulay/27/04/)

Harmonisasi Etnis

DSC_5380.jpg

Harmonisasi etnis. Berbagai macam etnis yang ada di Kalimantan Barat khususnya di Kota Singkawang yang terdiri dari etnis tionghoa, melayu, jawa, dayak terlihat dari busana yang dikenakan dalam rangkaian acara Festival Cap Go Meh yan diselenggarakan di Kota Singkawang. (28/02/2010)

Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pusat Kota Singkawang

Vihara_Tri_Dharma_Bumi_Raya_Pusat_Kota_Singkawang.jpg

Singkawang bOp (06/02/2010.) Vihara yang terletak di pusat Kota Singkawang ini merupakan salah satu cikal bakal berdirinya Kota Singkawang dan merupakan ciri khas landmark Kota Singkawang  diperkirakan umur dari Vihara ini cukup tua yakni sekitar 200 tahun.

Next Page »