Bookmark and Share

Images by admin

Dari Panggung Ke Panggung

Dari panggung ke panggung keempat fotografer ini berburu momen. Fotografer : Erickson Pasaribu, Erru Ahmadia, Ihsan Alfikar dan Muhammad Zeinur Rasyikin ( Qnoy ),

Pasar Malam Lapangan Sepakat

Terletak di Jalan Sisingamangaraja, Kota Ketapang yang selalu ramai dikunjungi masyarakat setiap malam. Halaman Panggung Rakyat yang berdiri kokoh di seberangnya juga tak luput dipadati pedagang segala barang.

Mumu
Muhamad Mu’min nama lengkapnya. Lahir di Pemangkat dan besar di Pontianak. Ketertarikannya akan fotografi sebenarnya juga tidak jelas. Gitaris Choco Pasta ini mengaku lebih menyukai menggambar dan menulis. Baginya fotografi adalah sebuah media visual yang dapat menyampaikan informasi dan pesan sosial kepada publik. Karya-karya foto di galeri ini hanya mengalami resize untuk keperluan website. (borneo photography)

BORNEO FRESH. BEKERETE YOK .. !!!

stiker_borneo_Freshnew1.jpg

BORNEO FRESH

KEEP IT CLEAN, KEEP IT GREEN

BEKERETE YOK .. !!!

Mengajak kawan-kawan untuk bekerete “SELAMATKAN BUMI” dengan rute Pontianak – Punggur – Pontianak.

Hari : Minggu

Tanggal : 22 Mei 2011

Waktu : 06.00 WIB

Tempat berkumpul : Tugu Digulist, Jl. A. Yani (Bundaran Untan)

Info : Resty (085245567080)

Eru (081256532260)

Olid (08524580008)

APAPUN HOBI DAN PROFESIMU,YOK KITA SELAMATKAN BUMI. BIAR NGGAK GERAH LAGI CUY!

foto_web.jpg
Perjalanan Potret Tanah Kayong. 28 April 2011. (Foto : Febrianto Gunawan)

 

Penggalang Memperingati Hari Pendidikan Nasional

Ketapang,Kal-bar, (01/05). Bertempat di Pantai Tanjung Belandang diadakan kegiatan Kemah Persehari dan sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan ini diikuti oleh murid pramuka dari SD Negeri 20 Payak Kumang sebanyak 110 orang dan dari SD MIS Asholihin sebanyak 50 orang.

Tak hanya murid yang menjadi peserta, staff sekolah pun ikut ambil bagian dalam memeriahkan acara ini. “Adapun tujuan acara ini adalah untuk menciptakan suasana yang baru dan agar siswa dapat menerapkan apa yang sudah mereka dapat disekolah dan mempraktekkannya. Alhamdulillah acara ini berjalan lancar sesuai rencana dan tujuan”, ujar AS. H Rudin selau Kepsek SD Negeri 20 Payak Kumang.

(oleh Fitriawati, SMAN 2 Ketapang, Peserta Workshop Fotografi yang diselenggarakan oleh Ketapang Photographer Community (KPC))

Bersepeda Mengelilingi Kota Ketapang

Ketapang, Kalimantan Barat, (30/4). Dengan bertujuan mengajak masyarakat untuk menghijaukan bumi, beberapa komunitas seperti Ketapang Photographer Community, Borneo Photography, dan Komunitas Sepeda di Ketapang menyusuri jalan-jalan protokol di Ketapang.

(photo: Kanindita Aulia M)

Dimulai dari Gedung Pancasilan di Jalan S.Parman, mereka melalui Jalan D.I.Panjaitan, Jalan R.Suprapto, Jalan M.T. Haryono dan kembali lagi ke Gedung Pancasila sambil membagikan brosur dalam rangka memperingati Hari Bumi dan juga mengajak masyarakat kota Ketapang menyaksikan pameran foto yang diadakan oleh Ketapang Photographer Community di Gedung Pancasila.

(Oleh Kanindita Aulia M, SMAN 2 Ketapang, Peserta Workshop Fotografi yang diselenggarakan oleh Ketapang Photographer Community (KPC))

(photo: Ande)

(photo: Ande)

Tidak Patuh

Tanpa_Helm.jpg
Ketapang (01/05). Banyak masyarakat sekarang yang melanggar aturan lalu lintas. Ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman diri terhadap keselamatan dalam berkendaraan.

(Oleh Ade Guntoro, SMAN 2 Ketapang, Peserta Workshop Fotografi yang diselenggarakan oleh Ketapang Photographer Community (KPC))

BORNEO PHOTOGRAPHY – CAP GO MEH PHOTO TRIP GOES TO SINGKAWANG & KUBU RAYA 17 FEBRUARI 2011

Perayaan Cap Go Meh selalu memberikan warna yang menarik setiap tahunnya. Program kunjungan wisata, khususnya di Kalimantan Barat ini berhasil menarik minat wisatawan dalam maupun luar negeri. Rangkaian acara yang dikemas menarik oleh panitia Cap Go Meh di Singkawang dan Kubu Raya. Merupakan agenda wajib bagi  Borneo Photography untuk melakukan hunting foto di acara tersebut.

Puncak acara tersebut yaitu adanya atraksi Tatung. Tatung merupakan media perantara ruh halus dengan manusia yang berfungsi sebagai pengusir ruh-ruh jahat yang ada di lingkungan masyarakat. Atraksi Tatung beragam jenis, seperti menusuki paku, menggesek-gesek lengan dengan pedang/pisau dan lain sebagainya. Selain itu juga pertunjukan naga serta barongsai melengkapi kemeriahan Festival Cap Go Meh 2011.

Workshop Foto Esai dan Pameran Seni Visual Tahun ke 12

RASA BORNEO

Keberagaman merupakan sebuah kenyataan yang lahir dari kesempurnaan makluk yang bernama manusia. Kesempurnaan manusia itu ada karena didalam diri manusia ter-isntall akal dan budi. Akal dan budi setiap manusia sudah ditakdirkan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Perbedaan akal dan budi itu memunculkan persepsi dan rasa yang berbeda saat merespon lingkungan. Dari sinilah asal muasal terciptanya segala sesuatu yang tidak sama. Lahirlah kemudia bahasa yang berbeda, perilaku yang berbeda, dan peradaban yang berbeda. Keberagaman telah menjadikan tampakan dunia menjadi lebih colour full bukan sekedar hitam dan putih. Keberagaman pada akhirnya dapat kembali menyadarkan kita tentang ‘kita’ sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang sempurna.

Berdasarkan pemikiran di atas, maka kita dapat mengatakan bahwa keberagaman adalah anugrah. Dan oleh karenanya keberagaman haruslah dapat diterima dan dihargai sebagai bagian dari kenyataan. Konsep berpikir seperti itu sudah semestinya tetap abadi dalam kesadaran kita semua..

Bumi Kalimantan sebagai sebuah tempat di mana kita berpijak dan menarik nafas, merupakan sumber inspirasi bagi jutaan manusia yang hidup di dalamnya. Kondisi lingkungan, realitas kehidupan sosial-masyarakat dan permasalahan yang ada di dalamnya merupakan mata air inspirasi yang tak pernah kering hingga mampu melahirkan beribu karya budaya. Salah satu yang terpenting dari beribu karya budaya itu adalah karya seni.

Karya seni adalah obyek hasil karya akal dan budi manusia yang paling simple. Ia lahir begitu saja dari proses akal dan budi para seniman tanpa melalui proses yang lama seperti proses penciptaan tradisi atau bahasa. Oleh karenanya karya seni merupakan obyek yang paling simple untuk memahami kesempurnaan manusia. Dari karya seni pula kita dapat memetik pembelajaran tentang keberagaman dalam strata yang paling sederhana, bahwa setiap manusia memiliki respon yang berbeda terhadap lingkungannya dan dari perbedaan respon tersebut lahirlah beragam karya yang berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Para seniman yang memijakan kaki di bumi borneo, hingga hari ini tak pernah berhenti untuk merespon lingkungan, tak pernah berhenti untuk melahirkan karya-karya yang bernilai seni tinggi. Hasil karya seni itu seudah barang tentu sangat sayang jika sekedar menjadi pemuas batin sang seniman saja. Karya-karya seni tersebut dirasakan perlu untuk diberitakan secara luas kepada publik agar dapat dirasakan dan dinikmati getaran keindahan yang dititipkan di dalamnya. Tak hanya itu, pemberitaan tentang hasil karya seni juga diharapkan dapat menjadi pembelajaran yang luas tentang keberagaman bumi borneo. Keberagaman yang lahir karena kesempurnaan manusia yang hidup di atasnya.

Oleh karena itu Komunitas BIDAR (KOMBI) berencana akan menggelar sebuah festival seni dan budaya hasil karya seniman Kalimantan dengan mengangkat tema “Rasa Borneo”.

Rasa Borneo kami tetapkan sebagai gambaran inspiratif untuk mendesain sebuah pameran seni visual yang menampilkan berbagai karya seni para seniman berikut dengan keberagaman mahzabnya. Baik seni rupa, seni musik, theater, dsb.

2_copy.jpg

Pameran Seni Visual Tahun Ke 10. (Foto : Qnoi)

3_copy.jpg

Performance Art. (Foto : Qnoi)

4_copy.jpg

Pemutaran film pendek. (Foto : Qnoi)

RASA_BORNEO_BALIHO_baru_NEW_copy1agenda.jpg

KOMBI ( Komunitas Bidar ) yang telah berdiri sejak tahun 1999 dan berdedikasi dalam gerakan budaya di Kalimantan Barat kembali mengadakan PAMERAN SENI VISUAL TAHUN KE-12. Adapun Tema yang diangkat dalam pameran ini adalah “RASA BORNEO” Untuk itu kami mengajak rekan-rekan, mengikuti PAMERAN SENI VISUAL “RASA BORNEO” dan WORKSHOP ESAI FOTO.
Demikian undangan pameran ini kami sampaikan, atas perhatian dan kesediaan rekan-rekan kami ucapkan terimakasih.

WORKSHOP FOTO ESAI

WAKTU & TEMPAT
Tempat : Wisma Nusantara
Tanggal : 20 – 22 Desember 2010
Materi : Definsi Cerita Foto, Elemen Cerita Foto, Membuat Narasi dan Judul, Teknik Wawancara, Merancang Liputan Foto, Fotografi dan Lingkungan.
Pembicara : Frino Bariarcianur ( Penulis & Jurnalis, Kurator website beritaseni.com )

Contact Person : Muhammad Zeinur R (081352377273)

PAMERAN SENI VISUAL

Tempat : Auditorium Polnep Pontianak
Tanggal : 16 – 18 Desember 2010

Contact Person : Muhamad Mu’min (0852450685955)

PERSYARATAN

Sketsa, Gambar dan Karikatur

Persyaratan Umum

1.Karya yang ditampilkan berkategori umum.
2.Karya yang ditampilkan bukan karya reproduksi.
3.Karya yang ditampilkan tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.
4.Isi karya menjadi tanggungjawab peserta.
5.Karya yang ditampilkan belum pernah diikut sertakan dalam pameran yang diadakan oleh Yayasan Bidar ( KOMBI ) pada pameran sebelumnya.
6.Setiap peserta boleh menampilkan maksimal 3 karya.
7.Setiap peserta dikenai biaya administrasi sebesar Rp. 25.000.
8. Setiap karya yang terjual dikenakan pemotongan sebesar 25% dari panitia.

Persyaratan Khusus

1.Karya yang diserahkan sesuai dengan tema.
2.Karya yang diikutsertakan berukuran minimal A2.
3.Media karya bebas.
5.Peserta wajib menyerahkan file/ foto hasil karya untuk keperluan pembuatan katalog.
6.Peserta wajib mencantumkan harga pada setiap karya yang diserahkan pada saat pengumpulan karya kepada Panitia
7.Persyaratan bersifat mutlak dan dapat berubah sewaktu-sewaktu menyesuaikan dengan kondisi dan akan diberikan konfirmasi secara berkala oleh panitia pameran.
8. Panitia tidak menerima karya yang menggunakan frame berbahan styrofoam.
9. Panitia hanya menerima karya yang sudah dilengkapi frame
10. Bagi peserta dalam dan luar kota, dapat mengirimkan karya ke alamat ke Jalan Karimata, No. 43, Pontianak.*

Persyaratan Film

Persyaratan Umum
1. Karya yang ditampilkan berkategori umum.
2. Karya yang ditampilkan bukan karya reproduksi.
3. Karya yang ditampilkan tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.
4. Isi karya menjadi tanggungjawab peserta.
5. Karya yang ditampilkan belum pernah diikut sertakan dalam pameran yang diadakan oleh Yayasan Bidar ( KOMBI ) pada pameran sebelumnya.
6. Setiap peserta boleh menampilkan maksimal 3 karya.
7. Setiap peserta dikenai biaya administrasi sebesar Rp. 25.000.

Persyaratan Khusus

 Durasi film maksimal 15 menit.
 Film tidak berupa profil lembaga/perusahaan, iklan layanan masyarakat dan trailer film.
 Film utuh tanpa disertai potongan jeda untuk iklan.
 Materi film (objek, musik, stock shoot, dan lain-lain) tidak melanggar hak cipta. Pelanggaran dan gugatan atas hak cipta terhadap karya yang diikutkan dalam pameran ada di luar tanggungjawab Panitia.
 Format materi karya DVD.
 Hak Cipta tetap dimiliki oleh Peserta.
 Panitia berhak mempergunakan materi yang diikutsertakan dalam pameran untuk kegiatan Festival Film lainya.
 Karya diterima panitia paling lambat 15 Desember 2010*.
 Peserta wajib menyerahkan file cover dalam bentuk softcopy format JPG dalam bentuk CD untuk katalog paling lambat tanggal 10 Desember 2010 pukul 16.00 WIB
 Wajib menyertakan sinopsis karya maksimal 1000 karakter.
 Bagi peserta dalam dan luar kota, dapat mengirimkan karya ke alamat ke Jalan Karimata, No. 43, Pontianak.

Persyaratan Lukisan

Persyaratan Umum.
1.Karya yang ditampilkan berkategori umum.
2.Karya yang ditampilkan bukan karya reproduksi.
3.Karya yang ditampilkan tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.
4.Isi karya menjadi tanggungjawab peserta.
5.Karya yang ditampilkan belum pernah diikut sertakan dalam pameran yang diadakan oleh Yayasan Bidar ( KOMBI ) pada pameran sebelumnya.
6. Maksimal menyerahkan 3 karya.
7.Setiap Karya yang terjual dikenakan potongan 25 % oleh panitia.
8.Setiap peserta dikenai biaya administrasi sebesar Rp. 25.000.

Persyaratan Khusus

1.Karya yang diserahkan sesuai dengan tema.
2.Karya yang diikutsertakan berukuran bebas.
3.Bahan atau media yang digunakan bebas.
4.Karya yang diserahkan ke panitia sudah dilengkapi frame.
5.Peserta wajib menyerahkan file/ foto hasil karya untuk keperluan pembuatan katalog paling lambat tanggal 10 Desember 2010 pukul 16.00 WIB.
6.Peserta wajib mencantumkan harga pada setiap karya yang diserahkan pada saat pengumpulan karya kepada Panitia
7.Persyaratan bersifat mutlak dan dapat berubah sewaktu-sewaktu menyesuaikan dengan kondisi dan akan diberikan konfirmasi secara berkala oleh panitia pameran.
9. Bagi peserta dalam dan luar kota, dapat mengirimkan karya ke alamat ke Jalan Karimata, No. 43, Pontianak.

Persyaratan Fotografi

Persyaratan Umum

1. Karya yang ditampilkan berkategori umum.
2. Karya yang ditampilkan bukan karya reproduksi.
3. Karya yang ditampilkan tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.
4. Isi karya menjadi tanggungjawab peserta.
5. Karya yang ditampilkan belum pernah diikut sertakan dalam pameran yang diadakan KOMBI pada pameran sebelumnya.
6. Setiap peserta boleh menampilkan maksimal 3 karya.
7. Setiap peserta dikenai biaya administrasi sebesar Rp. 25.000.
8. Setiap karya yang terjual dikenakan potongan 25 % dari panitia.

Persyaratan Khusus

1. Foto yang diserahkan sesuai dengan tema.
2. Foto yang diikutsertakan berukuran minimal 60×90 cm ( 40 RW ).
3. Foto yang diserahkan kepada panitia adalah berupa softcopy dalam bentuk CD dengan kualitas tinggi untuk keperluan katalog pameran paling lambat tanggal 10 Desember 2010 pukul 16.00 WIB
4. Foto yang diserahkan ke panitia pameran telah diberi bingkai foto/pigura/frame. yang telah disesuaikan dengan ukuran foto.
5. Foto yang diserahkan sudah memiliki caption : judul,nama fotografer,tahun pengambilan.
6. Foto tidak melalui proses penambahan dan pengurangan dari unsur fotografi
7. Foto hanya melalu proses editing yaitu sebatas koreksi warna,kontras terang-gelap,serta pemberian watermark ( diharapkan tidak ditempel pada bagian penting di dalam karya ).
8. Apabila terjadi kerusakan ( cacat/tergores/robek ) pada karya foto pada saat pameran berlangsung panitia akan mengganti biaya cetak yang telah disepakati antara fotografer dengan panitia pameran.
9. Peserta wajib mencantumkan harga foto pada setiap karya yang diserahkan pada saat pengumpulan karya kepada panitia.
10.Persyaratan bersifat mutlak dan dapat berubah sewaktu-sewaktu menyesuaikan dengan kondisi dan akan diberikan konfirmasi secara berkala oleh panitia pameran.
11.Bagi peserta dari luar Kota Pontianak, dapat mengirimkan karya ke alamat Jalan Karimata No 43 Pontianak.
12.Panitia tidak menerima karya foto dengan menggunakan frame
berbahan styrofoam.
13. Panitia hanya menerima karya yang sudah dilengkapi frame.
14. Bagi peserta dalam dan luar kota, dapat mengirimkan karya ke alamat ke Jalan Karimata, No. 43, Pontianak.

Persyaratan Patung dan Instalasi

Persyaratan Umum

1. Karya yang ditampilkan berkategori umum.
2. Karya yang ditampilkan tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.
3. Isi karya menjadi tanggungjawab peserta.
4. Karya yang ditampilkan belum pernah diikut sertakan dalam pameran yang diadakan oleh Yayasan Bidar ( KOMBI ) pada pameran sebelumnya.
5. Setiap peserta boleh menampilkan maksimal 3 karya.
7. Setiap peserta dikenai biaya administrasi sebesar Rp. 25.000.
8. Setiap karya yang terjual dikenakan potongan 25 % dari panitia.

Persyaratan Khusus

1.Karya yang diserahkan sesuai dengan tema.
3.Ukuran karya bebas.
4.Media bebas.
5.Peserta wajib menyerahkan file/ foto hasil karya untuk keperluan pembuatan katalog paling lambat tanggal 10 Desember 2010 pukul 16.00 WIB
6.Peserta wajib mencantumkan harga pada setiap karya yang diserahkan pada saat pengumpulan karya kepada Panitia.

7.Persyaratan bersifat mutlak dan dapat berubah sewaktu-sewaktu menyesuaikan dengan kondisi dan akan diberikan konfirmasi secara berkala oleh panitia pameran.

8. Bagi peserta dari luar Kota Pontianak, dapat mengirimkan karya ke alamat Jalan Karimata, No. 43, Pontianak.

Persyaratan Desain Grafis

Persyaratan Umum

1.Karya yang ditampilkan berkategori umum.

2.Karya yang ditampilkan bukan karya reproduksi.

3.Karya yang ditampilkan tidak melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.

4.Isi karya menjadi tanggungjawab peserta.

5.Karya yang ditampilkan belum pernah diikut sertakan dalam pameran yang diselenggarakan oleh Yayasan Bidar ( KOMBI ) pada pameran sebelumnya.

6.Setiap peserta boleh menampilkan maksimal 3 karya.

7.Setiap peserta dikenai biaya administrasi sebesar Rp. 25.000.

8. Setiap karya yang terjual mendapat potongan 25 % dari panitia.

Persyaratan Khusus

1.Karya yang diserahkan sesuai dengan tema.

2.Karya yang diikutsertakan berukuran minimal A2.

3.Media karya bebas.

4.Karya bebas menggunakan olah tangan maupun olah software desain (Photoshop, 3D, Corel dan lain sebagainya.)

5.Peserta wajib menyerahkan file/ foto hasil karya untuk keperluan pembuatan katalog pada tanggal 9-10 Desember 2010 ke alamat pendaftaran pukul 10.00-16.00 WIB.

6.Peserta wajib mencantumkan harga pada setiap karya yang diserahkan pada saat pengumpulan karya kepada Panitia

7.Persyaratan bersifat mutlak dan dapat berubah sewaktu-sewaktu menyesuaikan dengan kondisi dan akan diberikan konfirmasi secara berkala oleh panitia pameran.

8. Panitia tidak menerima karya yang menggunakan frame berbahan styrofoam.

9. Bagi peserta dalam dan luar kota, dapat mengirimkan karya ke alamat ke Jalan Karimata, No. 43, Pontianak.

Catatan :

Selambat-lambatnya softcopy karya diterima panitia tanggal 10 Desember 2010, pukul 16.00 WIB. Dan penyerahan karya tanggal 15 Desember 2010 pukul 13.00 WIB (*)

Terentang

Kecamatan Terentang merupakan salah satu Daerah Pemekaran Kabupaten Kubu Raya. Dengan luas wilayah 786,40 m², Terbagi atas 9 Desa yaitu, Desa Radak 1, Desa Radak 2, Desa Terentang Hilir, Desa Permata, Desa Teluk Empening, Desa Teluk Bayur, Desa Terentang Hulu, Desa Sungai Dungun, dan Desa Betuah. (Borneo Photography/08/11/10)

Setelah Putussibau, Sintang Ikut Terendam

Sintang, BoP. (13/10) Banjir kali ini melanda Kabupaten Sintang setelah sebelumnya melanda di Kabupaten Kapuas Hulu. Hampir seluruh wilayah di Kota Kabupaten Sintang terutama yang berada di dataran rendah dan dilalui arus serta anak sungai terendam banjir. Banjir kali ini juga termasuk yang terparah yang pernah melanda Kabupaten Sintang. (Siti Rina Apriliani, 2010)

Banjir memaksa murid SDN 08 Sintang ini untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)


Jalan PKP Mujahidin yang juga merupakan jalan protokol di Kabupaten Sintang ikut terendam banjir. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)


Ketinggian air bekisar semata kaki orang dewasa hingga satu meter. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)


Banjir kali ini juga ikut mengganggu jalur komunikasi. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)

Potret Pontianak di Bulan Ramadhan

Sabtu (28/8) Borneo Photography mengadakan agenda hunting yang mengangkat tema “Potret Pontianak di Bulan Ramadhan”. Rute yang dilalui Bophians mulai dari Jalan Tanjungpura, kawasan Pasar Sudirman, hingga ke Pasar Dahlia, Sungai Jawi. Aktivitas warga Pontianak yang menjadi sasaran mata hati mata lensa dari para bophians dirangkum ke dalam galeri ini. (Borneo Photography)

Next Page »