Bookmark and Share

Aksi Damai di Hari Buruh

May 3, 2010 | Oleh : | Kategori : Photo dan Berita  

Pontianak Bop.(1/5) Hari buruh sedunia, yang jatuh pada tanggal 1 Mei, diperingati dengan aksi damai oleh massa yang tergabung dalam Organisasi Buruh Kalbar,Serikat Pekerja, mahasiswa, organisasi lingkungan hidup, ormas-ormas Kalbar, kaum tani, masyarakat adat, kaum miskin perkotaan, kaum nelayan,dan rakyat pekerja, aksi ini dimulai pada pukul 09.30 wib.

_MG_9237.JPG

Massa tergabung dalam Organisasi Buruh Kalbar,Serikat Pekerja, mahasiswa, organisasi lingkungan hidup, ormas-ormas Kalbar, kaum tani, masyarakat adat, kaum miskin perkotaan, kaum nelayan,dan rakyat pekerja. Foto : Tri Anto

_MG_9243.JPG

Menginginkan kesejahteraan bagi parah buruh dan rakyat kecil. Foto oleh Tri Anto

Aksi yang diawali dengan long march dari Tugu Digulis. Dalam aksinya,  mereka menginginkan kesejahteraan bagi parah buruh dan rakyat kecil. Selain itu juga dalam aksi ini mereka meminta di bubarkannya Satpol PP yang dianggap telah melakukan penindasan terhadap kaum kecil, yaitu penggusuran paksa pedagang .Menurut salah seorang yang ikut dalam aksi ini ” salah satu penyebab, terjadinya kesenjangan yang dirasakan buruh, kaum tani, masyarakat adat, kaum nelayan dan rakyat pekerja Indonesia, merupakan dampak sistem kapitalis, lewat perusahaan-perusaan, dengan upah yang rendah, jam kerja tinggi, tidak ada izin cuti sakit, wajib kerja pada hari-hari besar, tidak di bayarnya uang lembur dan yang paling parah lagi yaitu PHK masal.

Selain kapitalis pemeritah juga kurang memperhatikan nasib buruh. Selain itu permerintah yang kurang respon terhadap permasalahan buruh serta pejabat-pejabat pemerintah dinilai hanya mencari kekayaan peribadi dari jabatan mereka. Terlihat suburnya korupsi yang terjadi di Indonesia baik itu yang dilakukan eksekutif, legeslatif dan juga yudikatif,” paparnya.

_MG_9276.JPG

Permerintah dinilai kurang merespon terhadap permasalahan buruh serta pejabat-pejabat pemerintah dinilai hanya mencari kekayaan pribadi dari jabatan mereka. Foto oleh Tri Anto

_MG_9279.JPG

Aksi teatrikal yang mengangkat tema rakyat miskin yang tertindas orang-orang pintar di negeri ini. Foto oleh Tri Anto

Tidak hanya melakukan orasi, massa juga melakukan aksi teatrikal yang mengangkat tema, rakyat miskin yang tertindas orang-orang pintar dinegeri ini.Salah seorang koordinator aksi, Syaiful Bahari mengatakan, ” Kekayaan yang melipah di negeri ini yang seharusnya bisa dinikmati oleh rakyat Indonesia, tapi kenyataannya kehidupan masyarakat Indonesia pada umumnya masih di bawah rata-rata disebabkan upah minimum yang masih di bawah standar yang menyebabkan buruknya pendapata para buruh.”
Setelah puas melakukan orasinya di bundaran Tugu Digulis, mereka menuju gedung DPRD Provinsi Kalbar untuk menemui anggota dewan. melewati Jalan Ahmad Yani, mereka singgah di depan gedung kantor Gubernur Kalbar dan juga sempat melakukan orasi. Setelah sampai di gedung DPRD Provinsi Kalbar, massa langsung berorasi kembali. Awalnya tidak ada satupun anggota dewan yang terlihat. Beberapa menit kemudian datang perwakilan anggota dewan yang menemui massa. Sedangkan anggota dewan yang lain libur. Satu persatu wakil dari setiap masa meyampaikan orasinya dan juga pernyataan sikap bersama. ” Naikan upah buruh sesuai standar kebutuhan hidup layak (KHL), termasuk upah buruh tani dan pekerja serta golongan pekerja rendah lainnya, berikan jaminan kaum buruh untuk mendapatkan izin cuti hamil, haid, sakit izin libur hari besar keagamaan, menuntut penghentian penggusuran terhadap para pedangang dan memberikan kebebasan kepada para pedangang dalam menjalankan aktivitas ekonominya dan turunkan harga-harga bahan pokok rakyat serta berikan subsidi bagi rakyat seperti pelayanan kesehatan, pendidikan serta layanan publik.”(2/05/Tri Anto)

_MG_9301.JPG

Berorasi di Gedung DPRD Provinsi Kalbar. Foto oleh Tri anto

_MG_9309.JPG

Pernyataan sikap bersama. " Naikan upah buruh sesuai standar kebutuhan hidup layak (KHL), termasuk upah buruh tani dan pekerja serta golongan pekerja rendah lainnya, berikan jaminan kaum buruh untuk mendapatkan izin cuti hamil, haid, sakit izin libur hari besar keagamaan, menuntut penghentian penggusuran terhadap para pedangang dan memberikan kebebasan kepada para pedangang dalam menjalankan aktivitas ekonominya dan turunkan harga-harga bahan pokok rakyat serta berikan subsidi bagi rakyat seperti pelayanan kesehatan, pendidikan serta layanan publik. Foto oleh Tri Anto

Tinggalkan komentar

3 Responses to “Aksi Damai di Hari Buruh”

  1. Arham on May 3rd, 2010 7:31 pm

    Mantab jarang jarang aksi damai mereka ngak terpengaruh “provokasi” cuek yang biasa diusung pihak negara.. semoga selain PKS dan Lazuardi banyak organisasi yang bisa bersabar dan terus ber-aksi damai

    [Balas Komentar]

  2. Dion on May 5th, 2010 6:07 pm

    hidup parah buruh Indonesia

    [Balas Komentar]

  3. Thophix on May 7th, 2010 1:14 am

    BRAVO PRKB .JAYA SELALU

    STOP PERAMPASAN !!!!
    UPAH ,TANAH DAN KERJA

    [Balas Komentar]