Bookmark and Share

Setelah Putussibau, Sintang Ikut Terendam

Sintang, BoP. (13/10) Banjir kali ini melanda Kabupaten Sintang setelah sebelumnya melanda di Kabupaten Kapuas Hulu. Hampir seluruh wilayah di Kota Kabupaten Sintang terutama yang berada di dataran rendah dan dilalui arus serta anak sungai terendam banjir. Banjir kali ini juga termasuk yang terparah yang pernah melanda Kabupaten Sintang. (Siti Rina Apriliani, 2010)

Banjir memaksa murid SDN 08 Sintang ini untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)


Jalan PKP Mujahidin yang juga merupakan jalan protokol di Kabupaten Sintang ikut terendam banjir. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)


Ketinggian air bekisar semata kaki orang dewasa hingga satu meter. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)


Banjir kali ini juga ikut mengganggu jalur komunikasi. (photo: Siti Rina Apriliani, Sintang, 2010)

Kabupaten Kapuas Hulu Terendam Banjir

Kapuas Hulu, BoP. Kabupaten Kapuas Hulu (11/10), Kalimantan Barat, lumpuh total. Hampir 20 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian hingga dua meter akibat hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari belakangan ini.

Sedikitnya 8.000 rumah di terendam banjir. Tiga di antaranya hanyut terbawa air. Lima jembatan gantung putus dan 2.000 hektare sawah terancam gagal panen.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalbar, Tri Budiarto, banjir saat ini merupakan bencana terparah dalam 30 tahun. Tercatat, hanya tiga kecamatan yang bebas banjir yaitu Kecamatan Embaloh Hulu, Puri Kencana, dan Kecamatan Empanang. (b_dal)

Banjir kali ini adalah yang terparah di Kapuas Hulu. (photo: Endi, Putussibau, 2010)

Sebagian warga masih bertahan untuk menjaga harta bendanya. (photo: Endi, Putussibau, 2010)

Ular Nongkrong Jadi Perhatian

Pontianak-BOP. Ular Sawa (Phyton) menarik perhatian warga sekitaran Gang Walet, Jalan Penjara. Pasalnya  ular tersebut dikeluarkan dari kandang oleh sang pemilik dan dibawa ke depan gang. (10/10)

“]ular_1new.JPG

Ditemukan pertama kali oleh Qorimin (50) sekitar tahun 2006 lalu. (Foto: Zeinur. M)

ular_2new.JPG

Dengan panjang sekitar 5 meter dan berat 60 kilogram, ular ini makan 2 minggu sekali. Biasanya makanannya adalah ayam. (Foto : Erru Ahmadia)

ular_3new.JPG

Ular ini sengaja dikeluarkan tiap hari minggu dari kandang. Biar tidak bosan," ujar Adi (20) yang juga keponakan dari sang pemilik. (Foto : Eru Ahmadia)

ular_4new.JPG

Kalau sudah diberi makan, kita tidak perlu takut. Soalnya ular lebih banyak diam. (Foto : Eru Ahmadia)

DIRGAHAYU TENTARA NASIONAL INDONESIA

Pontianak BoP. Upacara Peringatan Hari Lahirnya Tentara Nasional Indonesia ke 65 yang jatuh pada hari Selasa (05/10) telah dilangsungkan di depan Gedung Markas Komando Resort Militer (Makorem) 121/ABW, Jalan Rahadi Oesman Pontianak.

Tema pada peringatan hari jadi Tentara Nasional Indonesia tahun ini adalah ” TNI SEBAGAI BHAYANGKARI NEGARA BERSAMA SELURUH KOMPONEN BANGSA, SIAP MENEGAKKAN KEDAULATAN DAN MEMPERTAHANKAN KEUTUHAN WILAYAH NKRI.”

Upacara memperingati Hari Ulang Tahun TNI dihadiri oleh Pemerintah Daerah Kalimantan Barat, para tokoh masyarakat dan  antusias masyarakat untuk menyaksikan jalannya upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Republik Indonesia. (Mumu/05/10)

5resize.JPG

Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Moeldoko S.Ip. Foto : Mumu

6resize.JPG

Tercatat dalam sejarah, bahwa Tentara Nasional Indonesia adalah tentara yang berasal dari rakyat yang berjuang dan membela kepentingan rakyat. Foto : Mumu

4resize.JPG

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki peran di bidang pertahanan. Dimana di dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan negara. Foto : Mumu

9resize.JPG

Tentara Indonesia sebagai salah satu unsur bangsa memiliki tugas dasar yaitu, menjaga kedaulatan negara, mempertahankan utuhnya negara Indonesia dan melindungi seluruh bangsa dan tanah air Indonesia dari segala ancaman yang mengganggu keutuhan negara Indonesia. Foto : Mumu

8resize.JPG

Tentara Nasional Indonesia adalah perkembangan dari Badan Keamanan Rakyat (BKR). Pada tanggal 5 Oktober 1945 berlanjut menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). TKR kemudian menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), mengikuti dasar militer internasional. Kemudian Tentara Nasional Indonesia (TNI) disahkan dan resmi berdiri pada 3 Juni 1947. Foto : Mumu

7resize.JPG

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki peran di bidang pertahanan. Dimana di dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan negara. Foto : Mumu

10resize.JPG

Bersama seluruh komponen bangsa siap menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Foto : Mumu

1resize.JPG

Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah alat pertahanan negara. Foto : Mumu