Awan Hujan

Kendawangan, BoP. Kamis (17/12), Cuaca buruk menghadang di depan kapal motor yang membawa buruh-buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kendawangan yang akan naik ke kapal pengangkut biji besi yang berada di laut lepas Kendawangan. Demi keselamatan seluruh awak dan penumpang kapal, kapten kapal memutuskan untuk kembali ke Pelabuhan Kendawangan.(ande anjang,19/12/2009)
Aksi Gila Di Atas Jembatan Kapuas I
Pontianak, BOP (09/12). Kota Pontianak dihebohkan dengan seorang pria kurang waras yang nekat naik ke atas Jembatan Kapuas I. Pria ini naik ke atas dengan cara memanjat tiang jembatan. Hampir sekitar 5 jam pria yang bertubuh kurus ini berada di atas Jembatan Kapuas I, dari jam 12.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB. “Pria ini sering mondar-mandir di bawah Jembatan Kapuas I. Terkadang dia juga buang air besar disana”, ungkap seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya. Polisi baru menerima laporan kejadian sekitar jam 14.00 WIB. Polisi dibantu warga pun berusaha untuk membujuk pria ini agar mau turun. Akibat perbuatan orang gila ini menyebabkan kemacetan sepanjang Jalan Tanjungpura, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Pahlawan. Seorang warga naik ke atas jembatan tol dan berusaha mengajak pria kurang waras ini untuk turun. Warga yang naik ke atas juga membawa makanan untuknya. Setelah beberapa lama bernegosiasi, datanglah mobil pemadam kebakaran Panca Bhakti Pontianak. Dengan bantuan mobil pemadam kebakaran, akhirnya pria kurang waras ini dapat diturunkan dari atas jembatan. Polisi dengan sigap membawanya ke pos polisi terdekat untuk diamankan. Orang gila ini kemudian dibawa ke Polsek Pontianak Selatan, untuk selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial. Sekitar jam 19.30 WIB kemacetan pun baru dapat diatasi. (Cholid Nugraha/2009)
Pria kurang waras duduk diatas Jembatan Kapuas I tanpa mengiraukan warga yang menonton di bawah (Foto: Cholid Nugraha)
Hampir sekitar 5 jam pria kurang waras ini berada di atas Jembatan Kapuas I (Foto: Cholid Nugraha)
warga di sekitar pinggiran Sungai Kapuas yang ikut menyaksikan (Foto: Cholid Nugraha)
warga berusaha untuk membujuk pria kurang waras untuk segera turun ke bawah (Foto: Cholid Nugraha)
Proses penurunan dengan bantuan mobil pemadam kebakaran (Foto: Cholid Nugraha)
Petugas berusaha keras untuk menurun kan pria kurang waras ini
Berkat negoisasi dari warga dan petugas, pria kurang waras ini dapat di turunkan dengan selamat (Foto: Cholid Nugraha)
Aksi orang waras ini membuat kemacetan sepanjang Jembatan Kapuas I (Foto: Cholid Nugraha)
Kemacetan akibat dari aksi orang waras ini sampai sepanjang ratusan meter dari Jembatan Kapuas I (Foto: Cholid Nugraha)
Polisi berusaha keras untuk mengatasi kemacetan (Foto: Cholid Nugraha)
Pengendara yang terjebak macet berbalik arah mencari alternatif jalan lain untuk mencapai tempat tujuannya (Foto: Cholid Nugraha)
Setelah berhasil dibawa turun, polisi mengamankan pria kurang waras ini di pos polisi terdekat. (Foto: Cholid Nugraha)
KORUPSI….. Ganyang!!!
Pontianak.BOP. Tepat tanggal 09 Desember seluruh jutaan manusia di dunia memperingati hari anti korupsi, tak terkecuali Kalimantan Barat. Bertempat di bundaran Deguliest Untan peringatan ini dihadiri berbagai elemen, antara lain HMI, KAMMI, LAKI, SOLMADAPAR, dan ikatan Bem se-Kalimantan Barat. Acara yang berlangsung dari pagi ini menyerukan untuk tidak melakukan korupsi serta tuntaskan kasus-kasus korupsi yang ada. Selain berorasi massa yang berjumlah ratusan orang juga melakukan pembakaran photo Budiono, dan membawa ayam serta boneka buaya sebagai simbol korupsi. Pembakaran yang dilakukan menurut peserta aksi menginginkan agar kasus yang menimpa Budiono segera diselesaikan. Dalam aksi ini sempat terjadi ketegangan disaat pihak keamanan mencoba memadamkan api, namun kejadian ini tidak berlangsung lama, aksi kembali berjalan kondusip hingga akhir.

Wakil Presiden Budiono, Buaya dan Kurungan (photo : Sabda Agung )

Pembakaran Photo dalam kurungan menandakan hukum masih terkekang (photo : sabda agung)

keadaan sempat memanas disaat aparat memadamkan api (photo : sabda )

peringatan Hari Anti Korupsi juga di tandai dengan pengambaran karikatur wujud bobroknya Indonesia (photo : Sabda agung)

9 Tuntutan Peserta aksi (Photo : sabda)

Sampah bagi masyarakat adalah koruptor (photo : sabda )

Posko yang dibangun terlihat sepi ditinggal penghuninya (photo : sabda)

Semangat pemuda menolak korupsi

massa berkumpul di gedung DPRD untuk menyampaikan aspirasi ( photo : Sabda )

Aksi yang berjalan damai tetap dilakukan penjagaan untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan ( photo : sabda)
STOP AIDS SEKARANG!!
Pontianak.Bop. Generasi muda memiliki peranan penting untuk memberantas AIDS. Kepedulian terhadap masa depan menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi (Photo : sabda,2009)
Masjid Raya Mujahidin Pontianak

Pontianak bOp (03/12/09). Masjid Raya Mujahidin yang merupakan masjid kebanggaan masyarakat Kota Pontianak ini didirikan pada tahun 1974 dengan kubah besar berbentuk limas segitiga kerucut. Masjid yang sekarang ini dalam tahap perbaikan dan renovasi ini nantinya bukan hanya dijadikan sebagai rumah ibadah, tapi juga sebagai pusat informasi Islam.
SAMBAS IDUL ADHA 1430 H
Bop, Sambas. (27/11) Semarak perayaan Idul Adha Di Dusun Arungkuang, Desa Simpang Empat Kecamatan Tanggaran berlangsung meriah. Acara yang diawali sholat Ied dipimpin oleh Ustadz Khaibir serta khatib Abdul Haji S.Ag bertempat di Masjid Hudallimuttaqin dihadiri oleh seluruh masyarakat setempat.
Hasil infak yang diperoleh tahun ini mengalami peningkatan dari Rp.651.000,-00 menjadi Rp 727.000,00. Sedangkan Infak pada malam takbiran diperoleh sebanyak Rp.272.000,00. yang nantinya digunakan untuk membiayai pembangunan masjid.
Dalam pelaksanaan Idul Adha, hewan kurban berupa satu ekor sapi yang diperoleh dari sumbangan warga setempat. Pemotongan hewan kurban dilaksanakan tepat pada pukul 09.00 WIB bertempat di salah satu rumah warga dengan hasil daging seberat 30 kg dan kulit 11,2 kg. Ada yang spesial dalam pembagian daging hewan kurban ini. Dimana daging yang dipotong dikembalikan kepada penyumbang. Selanjutnya mereka sendiri yang membagikan kepada yang membutuhkan. Prosesi yang jarang ditemukan pada masyarakat umum dalam pelaksanaan sholat Idul adha (Cholid Nugraha/2009).
Masjid Hudallilmuttaqin, Dusun Arung Kuang, Desa Simpang Empat, Kecamatan Tanggaran, Kabupaten Sambas. Foto : Cholid Nugraha
Hasil infak yang diperoleh tahun ini mengalami peningkatan dari Rp.651.000,00 menjadi Rp 727.000,00. Sedangkan Infak pada malam takbiran diperoleh sebanyak Rp.272.000,00 yang nantinya digunakan untuk membiayai pembangunan masjid. Foto : Cholid Nugraha
Hhewan kurban berupa satu ekor sapi yang diperoleh dari sumbangan warga setempat. Foto : Cholid Nugraha
Daging yang dipotong dikembalikan kepada penyumbang, selanjutnya mereka sendiri yang membagikan kepada yang membutuhkan. Foto : Cholid Nugraha
Harapan untuk tetap hidup
Bagi anak pantai bakau sangatlah berarti, harapan terhadap pelestariannya sangatlah ditunggu demi kelangsungan hidup kedepannya (Photo oleh : Sabda, karimunting 2009)
Peringatan Hari Aids Se-Dunia
Pontianak BoP. Selasa(01/12/09) Pagi hari PHNP (Pengurus harian Narkotik Provinsi) Kota Pontianak beserta ratusan orang yang terdiri dari berbagai kalangan berkumpul di bundaran Degulist Untan untuk memperingati hari aids se-dunia. Acara yang di mulai pukul 09.00 wib diawali dengan pemasangan pin yang dilakukan oleh koordinator lapangan kepada kapolda Kal-Bar Brigjen Pol Erwin TB Lumbun Tobing. Selanjutnya peserta berpencar untuk membagikan PIN, stiker serta leaflet kepada masyarakat pengguna jalan raya yang sedang berhenti. Acara yang mengusung tema universal “Keep Promised for Universal access and Human Right”, mendapat apresiasi positif dari masyarakat yang turut berpartisipasi dengan cara menuliskan harapan positif yang selanjutkan digantunggan ke pohon partisipasi yang disediakan oleh panitia.

masyarakat tanpa diperintah secara sadar ikut mensukseskan acara

Pesan moral disampaikan menggunakan berbagai media agar masyarakat lebih sadar akan bahaya AIDS

Narkoba menjadi salah satu sarana penularan AIDS

Kapolda Kalbar turut berpartisipasi langsung

Pita merah menjadi simbol perlawanan aids

Pesan masyarakat Terhadap ODHA yang tersingkirkan

Pembagian pita merah sebagai simbol peduli terhadap AIDS
Halo’ Matahari

Pada musim hujan partikel uap air sangat tinggi sekali hingga mencapai atmosfer, partikel uap air juga memiliki kemampuan membiaskan cahaya matahari, sehingga terjadi nya halo’ matahari ( foto oleh : Zeinur, Pontianak 2009 )
Sepedaku Adalah Motor Air

Salah satu murid SMP Negeri 5 Sungai Raya yang tinggal di Kampung Teluk ini berangkat sekolah dan pulang sekolah setiap harinya menggunakan motor air. (photo : Eko Suryanto Daulay, 2009)


