Semarak Masyarakat Sambas Sambut Bulan Suci Ramadhan 1430H
Semarak Masyarakat Sambas Sambut Bulan Suci Ramadhan 1430H (photo : fakhrozi daeriza,sambas,2009)
Safari Ramadhan Kab.Sambas Kunjungi 34 Masjid
Sambas.Bop. Tidak tanggung-tanggung dalam rangka meningkatkan Ukhuwah Islamiah dan untuk meningkatkan silaturrahmi kepada masyarakat di Kab.Sambas serta untuk memaknai pelaksanaan puasa ramadhan dengan memahami akan manfaat dan hikmahnya, Pemerintah Kab.Sambas yang di koordinir Bagian Kesejahteraan Masyarakat Seketariat Daerah Kab.Sambas berdasarkan surat tugas Bupati Sambas No.400-140/kesra tanggal 24 Agustus 2009 melakukan Safari Ramadhan 1430H/2009M telah menurunkan Tim yang terdiri Pejabat Pemerintah Kab.Sambas, Muspida, Pimpinan DPRD Kab.Sambas, Dinas Instansi Daerah maupun Vertical, Perguruan Tinggi dan Organisasi Keagamaan Kab.Sambas.
Mulai hari ini rabu (26/08) bertepatan 5 ramadhan 1430H, sampai dengan 8 September 2009 bertapatan 18 ramadhan 1430H Pemerintah Daerah Kab.Sambas telah dan akan menurunkan 166 Orang Pejabat dan 34 Orang Penceramah untuk bersilaturrahmi dan bertatap muka dengan Umat Muslim di 34 Masjid yang tersebar di 34 desa di 19 Kecamatan se-Kabupaten Sambas.
Pada putaran pertama pelaksanaan Safari Ramadhan (26/08) salah satunya adalah di Masjid Al-Falah Dusun Sungai Palai Desa Perapakan Kec.Pemangkat Kab.Sambas dihadiri oleh Tim yang terdiri dari Sekertaris DPRD, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kepala Bapeda, dan Bagian Kesra Setda kab.Sambas yang disambut meriah oleh masyarakat setempat. Hal ini terbukti dengan dihidangkan berbagai jenis juada dan itik serati oleh Pak Salam selaku Ketua pengurus Masjid Al-Falah sebagai santapan berbuka puasa.

Kembilek dan itik serati Pak Salam jadi santapan spesial saat berbuka puasa (photo : fakhrozi daeriza,sambas,2009)
Usai Sholat Maghrib, Isya’, Tarawih dan Witir, Ustadz H.Farihi,SH.I selaku Penceramah dari Kantor Urusan Agama Kab.Sambas dalam Tausiyahnya mengajak Para umat Muslim untuk meningkatkan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan. Inti dari Tausiyah Ustadz H.Farihi,SH.I pertama mantapkan Iman dengan menanamkan Syahadat, kedua beramal Soleh utamanya di bulan ramadhan ini, ketiga berbakti kepada Orang Tua, keempat perbanyak adzan di Masjid, kelima selalu berdoa kepada Allah SWT, tuturnya.
Di akhir acara Safari Ramadhan Tim langsung menyarahkan bantuan berupa Uang Tunai, Al-Qur’an dan Iqra’ serta Sejadah dan mukenah yang masing-masing diterima oleh Drs.Erlan KUA Pemangkat, Pak Salam Pengurus Masjid Al-Falah dan Mulyadi Kepala Desa Perapakan.(Fakhrozi,26/08/09)
Paket Umroh Berkat Gembira Sambut Ramadhan
Sambas. BoP. Sudah semestinya bulan Ramadhan disambut dengan suka cita penuh rasa keimanan, itulah yang dilakukan oleh 5.000 orang peserta pawai akbar menyambut datangnya bulan Ramadhan 1430 H di Ibukota Kabupaten Sambas beberapa waktu lalu. Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Sambas ini diketuai langsung oleh Wakil Bupati Sambas dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, MPh, diikuti oleh utusan dari 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas, mulai dari Camat, Ibu-ibu BKMT, warga masyarakat, pelajar, mahasiswa, pegawai seluruh Dinas-Instansi yang ada di Kabupaten Sambas seluruhnya membaur dan memadati serta mengubah hijaunya warna lapangan sepekbola Gabsis menjadi putih.
Sejak memasuki lapangan Gabsis para peserta pawai akbar telah dipandu oleh Pak Uteh Midi (Imam Mesjid Babul Jannah) dengan mengumandangkan Lagu ”YA ARHAMARROHIMIN” Membahananya Shalawat, kalimat puji-pujian kepada Allah SWT. Sang Maha Pencipta dan RasulNya yang dialunkan peserta dengan beriring-iringan dijalan sepanjang 4 km mengelingi Kota Sambas, bahkan geretak Sabok yang selama ini ditutup untuk kendaraan roda empat, pagi hari itu dipadi peserta yang luar biasa ramainya.
Pawai Akbar yang mengelilingi Kota Sambas ini yang pertama kali diikuti peserta paling banyak, dan merupakan kegiatan menyemarakkan datangnya bulan Suci Ramadhan dengan tema ” Semarak Ramadhan Mengharapkan Ampunan dan Ridho Allah SWT Menuju Masyarakat Sambas yang Religius”. Kegiatan yang dilaksanakan dengan rasa sukacita ini sekaligus telah menghantarkan 5 orang peserta berhak melaksanakan Umroh ke Tanah Suci, masing-masing 3 orang dari utusan BKMT yaitu Ibu Wahdah dari Kecamatan Sajad, Ibu Elina dari Kecamatan Subah dan Ibu Lina dari Jawai Selatan, serta 2 orang dari peserta Umum yaitu Ibu Lili dari Kecamatan Sebawi dan Bapak Aspandi dari Kecamatan Galing. Selain itu Tiga utusan kelompok peserta juga diberikan penilaian oleh Tim Juri, yaitu Utusan Kecamatan Sambas dengan nilai 2.505 memperoleh Juara Pertama, Kedua Kecamatan Tebas dengan nilai 2.470 dan Kecamatan Pemangkat dengan nilai 2.400 sebagai juara Ketiga. Sedangkan kepada utusan dari 16 Kecamatan lainnya juga memperoleh Sagu Hati dari Panitia masing-masing Rp. 1 Juta sampai Rp. 1,5 Juta setiap Kecamatan berdasarkan jumlah pesertanya. (Fakhrozi, d_lami,25/08/09) invbx7jw3r
SOTONG PANGKONG. KULINER KHAS RAMADHAN
Pontianak, BOP, Bulan Ramadhan memang banyak mendatang berkah bagi kita semua dan di setiap Bulan Ramadhan, sotong pangkong adalah salah satu ciri khas yang selalu ada di Kota Pontianak.
Kawasan Jalan Merdeka Barat memang kerap dipadati warga Pontianak yang ingin merasakan sotong pangkong. Dengan aromanya yang khas, setelah dibakar, cumi kering ini dapat disantap dengan air cabai dengan dua pilihan rasa yaitu, rasa ebi dan kacang, lidah anda tentu saja akan merasakan sensasi yang jarang anda dapatkan di tempat lain.

Selalu ramai dikunjungi di setiap Bulan Ramadhan
Menjelang berbuka puasa, Dita warga Gang Kasuari telah siap melayani pembeli. Dengan ditemani 2 karyawannya, Dita yang meneruskan usaha keluarganya ini memang selalu berjualan soto pangkong setiap Bulan Ramadhan tiba.
“Saya meneruskan usaha dari Ibu yang telah berjualan sotong pangkong selama 20 tahun,” ujar Dita yang ternyata memiliki lima saudara yang juga berprofesi sebagai pedagang sotong pangkong.
Sayangnya sotong pangkong hanya bisa kita temui di Bulan Ramadhan. Tak heran jika banyak penikmat yang memanfaatkan momen ini untuk menyantap sotong pangkong sambil berkumpul bersama teman-teman, rekan kerja maupun keluarga.
“Saya jualan hingga pukul 1 atau 2 pagi. Alhamdulillah pembeli memang selalu ramai. Semoga pembeli terus ramai hingga akhir Bulan Ramadhan,” ujar Dita. Tentu saja harapan Dita diamini oleh pedagang-pedagang sotong pangkong yang lain.
Alangkah baiknya jika kawasan ini menjadi salah satu tujuan wisata kuliner yang dapat dijadikan kebanggaan warga Kota Pontianak. Di saat banyak orang yang bangga karena telah menghabiskan banyak rupiah hanya untuk merasakan makanan impor, mengapa kita tidak mengangkat makanan ciri khas daerah ini menjadi primadona yang salah satunya adalah sotong pangkong. (mumu. 24/8/09)
Pramuka SAKA BAHARI Terima Lancana Pancawarsa
Sambas. BoP. Dari sejumlah 34 nama anggota Pramuka Aktif yang dianugerahi penghargaan berdasarkan Keputusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat Nomor : 60 Tahun 2009 tanggal 28 Juli 2009 penerima Penghargaan yang Lencananya disematkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sambas pada acara puncak peringatan HUT ke-48 Gerakan Pramuka di Kabupaten Sambas tahun 2009, hanya ada dua nama anggota Pramuka dari Saka Bahari Kabupaten Sambas yang dianugerahkan Lencana Kehormatan tersebut, yaitu Drs. H. Dailami, M.Si, Ketua Umum Saka Bahari yang juga sebagai Anggota Mabicab Sambas, dan Suriawan, S.St.Pi, MT, Selaku Sekretaris Saka Bahari Kab. Sambas, yang dianugerahkan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa I.

Bupati dan Wakil Bupati Sambas Menyematkan Lencana Pancawarsa kepada Ketua dan Sekertaris Saka Bahari Sambas (photo: kathian, sambas, 2009)
Sedangkan bagi Dailami, yang telah memasuki tahun ke 9 beraktivitas di Kabupaten Sambas sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat, pada tahun 2009 ini kembali dianugerahkan sebuah Tanda Penghargaan, kali ini diperolehnya dari Ketua Kwartil Nasional Gerakan Pramuka berupa Piagam Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa III yang disematkan oleh Wakil Bupati Sambas dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi,MPh, selaku Ketua I Mabicab Gerakan Pramuka Sambas pada HUT ke 48 Gerakan Pramuka dilapangan Sepak Bola Semparuk Kab.Sambas beberapa waktu lalu. Sebelumnya Drs. H. Dailami, M.Si, yang sudah lebih dari 30 tahun sebagai PNS di Dinas Perikanan ini pada tahun 2001 telah diberi Piagam Tanda Kehormatan Lancana Karya Satya 10 tahun sedangkan pada tahun 2006 juga dianugerahkan Penghargaan Tanda Kehormatan Lancana Karya Satya 20 tahun dari Presiden Republik Indonesia.
Baik Dailami maupun Suriawan sebagai penerima Lencana dan Piagam tersebut berpendapat bahwa suatu Penghargaan yang dianugerahkan ini bukanlah akhir dari suatu aktivitas bagi penerima, melainkan ini merupakan awal yang perlu dilanjutkan dan ditingkatkan dimasa depan dalam berkarya diberbagai aktivitas, khususnya digerakan Pramuka.(Fakhrozi,Kathian,23/08/09)
Suasana Pasar Juadah

Sabtu (21/08), merupakan hari pertama bagi umat muslim melaksanakan ibadah puasa serta hari pertama pasar juadah yang terletak di alun-alun kapuas dibuka. Tampak pedagang sedang sibuk melayani pembeli. Salah seorang penjual mengharapkan pasar juadah pada ramadhan kali ini bisa terus ramai hingga akhir bulan puasa. (photo: eko suryanto daulay, pontianak, 2009)
Tiga Taruna STP dari DKP Sambas diwisuda.
Sambas. BoP. Tiga Taruna Sekolah Tinggi Perikanan dari PNS Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sambas, Sabtu (15/8) diwisuda bersama 305 Taruna STP lainnya oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Freddy Numberi, di Aula STP Jakarta.

Tiga Taruna Sekolah Tinggi Perikanan dari PNS DKP Kabupaten Sambas yang baru saja diwisuda (foto : dok)
Ketiga Taruna yang telah menyelesaikan Program Studi Penyuluhan Jurusan Penyuluhan Perikanan, masing-masing adalah Adiroja Suryo Pranoto,S.St.Pi, memperoleh IPK 3,26 dengan Judul KIPA ”Penyuluhan Partisipatif Dalam Pengembangan Usaha Pendederan Ikan Nila Sistem Surjan di Kecamatan Tebas Kab.Sambas Prov.Kalimantan Barat”, dan Deli Deliyana,S.St.Pi, memperoleh IPK 3,23 dengan Judul KIPA ”Penyuluhan Partisipatif Dalam Pengembangan Usaha Pembesaran Ikan Bandeng di Kecamatan Jawai Selatan Kab.Sambas Prov.Kalimantan Barat”, serta Budianto,S.St.Pi, memperoleh IPK 3.02 dengan Judul KIPA ”Pemberdayaan Kelompok Dalam Pengembangan Usaha Budidaya Udang Windu di Kecamatan Pemangkat Kab.Sambas Prov.Kalimantan Barat”.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab.Sambas Drs.H. Dailami,M.Si, menjelaskan, sejak tahun ajaran 2004/2005 pemerintah daerah melalui Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sambas memberikan izin tugas belajar kepada tiga PNS Dinas Kelauatan dan Perikanan Kab.Sambas dengan biaya kerjasama antara Departemen Kelautan dan Perikanan dengan Pemerintah Daerah Kab.Sambas.
Lebih lanjut Dailami, mengharapkan kepada ketiga Taruna yang baru menyelesaikan pendidikan tersebut agar menunjukan adanya perubahan pola pikir dan pola tindak, harus ada perbedaan antara sewaktu awal bekerja dengan latar belakang pendidikan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) dengan yang sekarang setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Perikanan, ujarnya. Kepala DKP Sambas juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Sambas melalui Badan Kepegawaian Daerah, Departemen Kaluatan dan Perikanan serta seluruh jajaran STP baik yang ada di Bogor maupun di Jakarta yang selama ini telah menjalin kerjasama dalam rangka meningkatkan Sumberdaya Manusia disektor Kelautan dan Perikanan. (Fakhrozi/21/08/09)
Satu
Satu (photo: Fakhrozi Daeriza,Sambas,2009)
Di Jalan-Nya
Di jalan-Nya (photo: anton kopisiti, pontianak, 2009)
Singkawang 23.42
Singkawang 23.42 (photo: Anton Kopisiti, Singkawang, 2009)
Tepok Bantal

Hujan yang sempat mengguyur Kota Pontianak Senin (17/08) tidak menyurutkan minat masyarakat untuk menyaksikan pertandingan “Tepok Bantal” yang diadakan di Jalan Hasanuddin Pontianak dalam rangka memeriahkan perayaan HUT RI ke 64 (Suriyansyah, 17/08/09)










