Metro River Sunset
June 22, 2009 | Oleh : Apriyandani | Kategori : Klik...!!!

Metro River Sunset (photo: Apryandani, Pontianak, 2009)
Artis KCB Jumpa Fans Pontianak
June 22, 2009 | Oleh : Tommy | Kategori : Photo dan Berita
suasana jumpa fans KCB yang memadati halaman parkir salah satu mall di pontianak (photo: Tommy, Pontianak, 2009)
Area parkir salah satu mall di pontianak dipadati para pengunjung dari yang muda sampai yang tua untuk menyaksikan artis KCB (Ketika Cinta Bertasbih) yang akan mengadakan jumpa fans. Acara yang seharusnya dimulai pukul 15.00, tapi para penggemar sedikit kecewa karena adanya keterlambatan para artis tersebut. Untuk mengobati rasa kecewa para penggemar, acara tersebut di buka dengan penampilan Zero Band. Kekecewaan penggemar sirna, ketika sekitar jam 15.30 para pemeran KCB yang diperani oleh Meyda Sefira (Husna), Rahmi Nurullina (Lia), Andi Arsyil Rahman (Furqan), dan Heppy Noerdiansyah (Hafez). Tampil di panggung dan menyapa para penggemar yang tadinya menunggu lama. Para artis tersebut, menceritakan pengalamannya tentang syuting film tersebut. Serta mereka juga mengadakan sesi tanya jawab dengan para penggemar mereka.(Tommy 21/06/2009)
searah jarum jam (Andi Arsyil Rahman (Furqan), Rahmi Nurullina (Lia), Heppy Noerdiansyah (Hafez), Meyda Sefira (Husna) (photo: Tommy, Pontianak, 2009)
Rien Finares, Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas
June 22, 2009 | Oleh : Fakhrozi Daeriza | Kategori : Photo dan Berita
Sambas. Bop. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2009 di Kabupaten Sambas sejak 15-20 Juni 2009 Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas menyelenggarakan ”Pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2009 Kabupaten Sambas” yang merupakan kalender tahunan, seleksi peserta di laksanakan sejak tanggal 15 Juni lalu, tadi malam Sabtu (20/6) Grand Final dilaksanakan di GOR Muda Karya, Saing Rambi Sambas.
Sebanyak 28 peserta sejak tahap awal dan setelah melalui berbagai tahapan saat grand final tadi malam berhasil tampil 10 finalis, dan dari 10 finalis menjadi 5 finalis selanjutnya terpilih 3 finalis yang akhirnya dinobatkan Rien Finares sebagai Duta Lingkungan Hidup Kab.Sambas 2009 dan berhak mewakili Kabupaten Sambas dalam mengikuti pemilihan duta lingkungan tingkat propinsi Kalimantan Barat.
Malam puncak Grand Final Duta Lingkungan Hidup 2009 Kabupaten Sambas ini, seluruh peserta tampil dengan menggunakan busana kreasi daerah setelah melalui tahapan penilaian oleh para Juri, hasil selengkapnya adalah Juara I, Duta Lingkungan Hidup Kab. Sambas 2009 adalah Rien Finares memperoleh Uang Tunai, Tropi dan Piagam Penghargaan.
Juara kedua diraih Devi Setiawati, memperoleh Uang Tunai, Tropi dan Piagam Penghargaan. Juara ketiga diraih Malinda, memperoleh Uang Tunai, Tropi dan Piagam Penghargaan dan seluruh pemenang disematkan selempang penghargaan.

Sang juara foto bersama
Selain itu terpilih Juara Atribute Busana Terbaik diraih oleh Syarifah Ade B.Putri, Juara Atribute Foto Genic diraih Gina Orvisa, Juara Atribute Favorit diraih Haries Pribadi, sedangkan Juara Atribute Intelegenci diraih oleh Lisca Lestari, mereka masing-masing memperoleh uang tunai, Tropi, Selempang dan Piagam Penghargaan.
Hadir dalam acara Grand Final tersebut, Bupati Sambas, Ir. H.Burhanuddin A.Rasyid, Kapolres, Kajari, Kepala Badan Lingkungan Hidup, beberapa Pejabat Eselon II dan III, para Orang Tua peserta dan undangan lainnya.(Fakhrozi,21/06/09)

Sang Duta Lingkungan foto bersama dengan Bupati, Kapolres, Kajari dan Kaban LH Kab. Sambas
Akan Hilangnya Ciri Khas
June 21, 2009 | Oleh : ande anjang | Kategori : Klik...!!!

akan hilangnya ciri khas (photo: felliandre, Sungai Kapuas, Pontianak, 2009)
Sekda Sambas Buka Pementasan Seni Budaya Dan Pameran.
June 21, 2009 | Oleh : Fakhrozi Daeriza | Kategori : Photo dan Berita
Pembukaan di buka dengan pemukulan gendang bersama (photo: Fakrozi Daeriza, Sambas, 2009)
Sambas. BoP. Pelaksanaan Pementasan Seni Budaya dan Pameran Pembangunan tahun 2009 Kabupaten Sambas, Jum’at (19/6/09) tepat pukul 20.31 WIB resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kab.Sambas Drs.H. Tufitriandi,MM mewakili Bupati Sambas, dalam sambutan pembukaan Sekda menyampaikan apresiasi baik pada penyelenggara, peserta maupun pada masyarakat luas yang telah berpartisipasi mempersiapan event ini, harapannya acara ini hendaknya merupakan agenda tetap yang akan dapat menampilkan berbagai potensi daerah agar kedepan seni dan budaya bisa memberikan sumbangan besar dalam pembangunan daerah tercinta ini.
Kata Sambutan dari Sekda Kabupaten Sambas, Drs.H. Tufitriandi, MM (photo: Fakrozi Daeriza, Sambas, 2009)
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sambas, Arsyad,S.Pd,MM dalam laporannya menyampaikan, pementasan dan pameran yang akan berlangsung selama 10 hari ini (19-28/6/09) dilaksanakan di Water Front City Muare Ullakan Sambas atas kerjasama Muare Entertaiment dengan Disporabudpar Kabupaten Sambas diharapkan dapat dijadikan event tetap yang dilaksanakan setiap tahun.
Salah satu seni tari yang di tampilkan saat pembukaan Pameran di laksanakan (photo: Fakrozi Daeriza, Sambas, 2009)
Sebagian dari Stand Pameran (photo: Fakrozi Daeriza, Sambas, 2009)
Luar biasa, sejak ba’da Isya dikawasan Komplek Istana Sambas dan lokasi Water Front City Muare Ullakan telah mulai didapati pengunjung yang akan menyaksikan acara pembukaan Pementasan Seni Budaya dan Pameran tersebut. Tidak hanya 56 stand pameran yang telah siap ditampilkan oleh berbagai Dinas Instasi Pemerintah, pihak Swasta dan UMKM, akan tetapi para pengunjung juga dihibur dengan berbagai persembahan musik dan seni tari serta atraksi lainnya yang ada dikabupaten Sambas, bahkan diatas pentas yang telah disediakan panitia menurut rencana pada 24 Juni akan dilaksanakan Festival Bujang-Dare Cilik tingkat TK/PAUD se Kabupaten Sambas. (Fakhrozi,20/06/09)
Umur Bukan Alasan
June 21, 2009 | Oleh : Apriyandani | Kategori : Klik...!!!

Umur Bukan Alasan (photo: Apryandani, Pontianak, 2009)
Susur Sungai Pedalaman Sambas
June 20, 2009 | Oleh : mumu | Kategori : Segelas Kopi
Photo oleh : Mumu
Text oleh : Mumu
Sambas. BoP. KM Todak Dinas Perikanan dan Kelautan Sambas yang ditumpangi oleh Borneo Photography, teman-teman Pramuka Saka Bahari, dan turut serta Drs, Dailami Msi, (Kadis Perikanan dan Kelautan sekaligus Pembina Pramuka Saka Bahari Sambas) merapat tepat di depan sebuah rumah. “Ini rumah kepala desa,” ujar Suriawan.
Sayangnya kepala desa yang sangat ingin kami temui sedang tidak ada di rumah. Akhirnya kami memutuskan untuk berkeliling Desa Semanga’ sekalian hunting. Sayang rasanya momen-momen bagus ini kami abaikan.
Sungguh merupakan sebuah pengalaman yang menakjubkan berada di desa ini. Suasana desa yang sangat tenang dan bersahaja yang kami rasakan secara instan memancing mata hati dan mata lensa kami untuk segera beroperasi. Disambut pemandangan Sungai Besar Sambas, ladang, aktifitas penduduk bercocok tanam, membelah kayu bakar, senyum ramah dan lembut tutur sapa warga membuat kami ingin rasanya tinggal di desa yang berpopulusi 3000 jiwa dari 800 kepala keluarga ini.
Kepala desa akhirnya dapat kami temui setelah lebih kurang satu setengah jam kami berkeliling di Desa Semanga’.Bapak Arifuddin mempersilahkan kami masuk dan spontan saja ruang tamu telah sesak dipadati anak-anak Borneo Photography. Tentu saja Gunung Senujoh menjadi topik utama. Pesona, misteri, dan potensi wisata yang terdapat di dalamnya mengelitik rasa kami untuk mengkaji lebih dalam. Gunung Senujoh dikelilingi oleh tiga desa utama seperti, Perigilimus, Semanga’ dan Senujoh. Menurut kepala desa, gunung yang sejak dulu berstatus hutan lindung ini bebas dari aktifitas eksploitasi hutan. “Karena bebas dari eksploitasi hutan, kualitas air di Gunung Senujoh sangat baik. Sekitar jam 5-6 pagi sering terdengar suara lempiau, monyet, burung ruai dan rangkong,” terang kepala desa yang memang telah beberapa kali ke gunung tersebut. Karena berpotensi menjadi objek wisata, Bapak Arifuddin bercerita bahwa dulu pernah dilakukan musyawarah dengan beberapa desa di sekitar gunung. Sayangnya, wacana untuk membuat Gunung Senujoh menjadi objek wisata terbentur beberapa kendala seperti, akses yang hanya menggunakan transportasi laut, ditambah lagi dengan pembangunan villa atau penginapan yang tentunya akan merusak lingkungan kawasan tersebut.
sebuah speedboat melintasi kawasan gunung senujoh
Titik koordinat Gunung Senujoh dari Kecamatan Sejangkung berada di Longitude 109 derajat 26’ 37.62” E dan Latitude 1 derajat 25’ 25.18” N ini sungguh memikat mata siapapun yang memandangnya. Bukan sesuatu yang tidak mungkin jika terus ditindak lanjuti secara konsisten oleh pihak-pihak terkait dan peduli, Gunung Senujoh tentunya akan memberikan efek yang sangat positif bagi warga sekitar. Mengingat Sambas berada di dekat perbatasan, bukankah itu satu hal yang bias kita manfaatkan? “Jika Gunung Senujoh benar-benar menjadi objek wisata, maka sangat perlu kita menjaga nilai-nilai tradisi dan budaya yang ada disini,” harap Bapak Arifuddin. Memang benar apa yang dikatakan oleh Ayah dari Rofifah (16), Aulia Rahmi (8) dan Geza Syafira (2,5) ini. Kami dari Borneo Photography juga mengharapakan hal yang sama dengan Bapak Arifuddin. Konon ceritanya, di Gunung Senujoh terdapat sebuah batu tulis peninggalan Belanda, dan masih banyak legenda-legenda lain yang hingga saat ini masih menjadi misteri. Menarik jika kawasan Gunung Senujoh dijadikan objek wisata alam dan desa-desa yang berada di sekelilingnya dijadikan kampung wisata budaya.
Perjalanan kami menyusuri sungai dari Muara Ulakan menuju Gunung Senujoh disuguhi pemandangan hilir mudik arus lalu lintas sungai yang padat. Hilir mudik kapal motor yang mengantar anak-anak sekolah, ibu-ibu yang ingin pergi berbelanja, rumah lanting dan beragam aktifitas penduduk perkampungan di sepanjang sungai. Sungguh menarik karena penuh akan struktur sosial, dan budaya yang khas karena belum tentu dapat kita temui di daerah-daerah yang lain di Indonesia. Harapan kami kawasan Gunung Senujoh juga menjadi proiritas utama bagi pemerintah setempat khususnya di bidang pariwisata. (mumu pocketmonster/17/06/09)
Salah satu kegiatan warga Desa Semanga
Sepatu Ianimaru
June 20, 2009 | Oleh : Indra Ae' | Kategori : Klik...!!!

sepatu ianimaru (photo: Indra Ae, Sambas, 2009)
Setengah Bulan
June 20, 2009 | Oleh : Indra Ae' | Kategori : Klik...!!!

setengah bulan (photo: Indra Ae, Sambas, 2009)
Kehidupan Tepian Sungai
June 20, 2009 | Oleh : Fakhrozi Daeriza | Kategori : Klik...!!!
kehidupan tepian sungai (photo: Fakkhrozi Daeriza, Semakuan, Sambas, 2009)
Chrysanthemum
June 18, 2009 | Oleh : Tommy | Kategori : Klik...!!!
Chrysanthemum (photo: Tommy, Pontianak, 2009)



