Bookmark and Share

Momentum Tanpa Bayangan

Titik Kulminasi adalah fenomena alam ketika matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada diatas kepala sehingga menghilangkan semua bayangan benda-benda dipermukaan bumi. Pada peristiwa kulminasi tersebut, bayangan tugu akan “menghilang” beberapa detik saat diterpa sinar matahari. Demikian juga dengan bayangan benda-benda lain disekitar tugu. Peristiwa itu terjadi dua kai setiap tahun, yakni tanggal 21-23 Maret kemudian 21-23 September.

DSC_3259_3.JPG

sekeliling tugu khatulistiwa (photo : zeinur,m)

Puncak dari momentum itulah Dinas Pariwisata Kota Pontianak menyelenggarakan even tahunan yang dipusatkan di tugu khatulistiwa, ikon yang telah menjadi kebanggaan masyarakat kota Pontianak sekaligus aset wisata Kalbar. Didalam acara ini terlibat berbagai elemen, baik itu badan instansi pemerintah, Lembaga Seni, Usaha Kecil Menengah maupun komunitas (fotographi, sepeda, pelukis, film) yang ada di kota pontianak.

DSC_3236.JPG

Stand Komunitas Cinte Ae' Kapuas (photo :zeinur,m)

DSC_3249.JPG

Stand Departemen Perdagangan (photo : zeinur,m)

DSC_3282.JPG

Stand Dinas Kesehatan Kota Pontianak (photo : zeinur,m)

Antusias warga untuk hadir dalam acara ini sangat baik terbukti dengan padatnya pengunjung. Tujuan mereka adalah selain menyaksikan momen titik kulminasi adalah untuk mensukseskan program “Visit to Kalbar 2010“. Salah satu pengunjung disana mengatakan “Even ini memang harus diadakan setiap tahunnya, namun dalam hal ketertiban selama berlangsungnya kegiatan ini, panitia harus lebih sigap agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi”. (zeinur,m/23/03/09).

layangan terapung

layangan_terapung.jpg

Melaju Mengejar Senja Kapuas

melaju_mengejar_senja_kapuas_uplot.jpg

melaju mengejar senja kapuas (photo : felliandre_m)

Om Polisi

DSC03129_1.JPG

Tukang Foto

tukang_fotoD.jpg

"Tukang Foto" (photo: Indra Ae', Pontianak 2009)

Hilir

Hilir

"Hilir" (photo: Indra Ae', Sui. Kapuas Pontianak 2009)

Komunitas Forum Kalbar, Dari Dunia Maya Turun Ke Dunia Nyata

Bright_Cafeedit.jpg

foto: doc

www.kalbar.us adalah sebuah website forum sosial yang dikhususkan untuk menaungi masyarakat yang berada di Kalimantan Barat ataupun yang berasal dari Kalimantan Barat untuk saling bersilaturahmi satu dengan yang lain, membahas dan saling bertukar informasi dalam berbagai aspek melalui dunia maya (internet). Namun tidak menutup kemungkinan juga pengunjung kalbar.us ini dari mana saja diseluruh dunia yang sekedar ingin tahu mengenai daerah Kalimantan Barat. Diharapkan kepada masyarakat kalbar khususnya, dengan adanya fasilitas ini mampu menghilangkan keterbatasan-keterbatasan yang ada dan membangun citra masyarakat kalbar dimata dunia

at_the_lobby_3edit.jpg

foto: doc

Didirikan oleh seorang putra kalbar Lulusan University of  Technology Sidney, Australia yang sekarang bekerja sebagai Registered Nurse di salah satu rumah sakit di Australia, Irwan Julaga mendirikan forum ini awalnya disebabkan kerinduannya yang sangat mendalam akan tanah kelahirannya setelah beberapa tahun ditinggalkan. Forum yang secara resmi online pada 24 Juni 2008 ini kini menjadi kerja tambahannya dengan melakukan kontrol sebagai administrator forum. Namun pekerjaan ini juga dirasa setimpal karena dapat sedikit menghilangkan kerinduannya dengan terus memonitor perkembangan kampung halaman tercintanya ini. Siapa sangka, diawali dengan iseng, forum ini kini telah menjadi ikon perkembangan wilayah Kalimantan Barat.

Dalam website www.kalbar.us selain dapat berinteraksi langsung ke sesama member yang sedang mengunjungi situs, terdapat pula berbagai jenis informasi baik dari luar maupun dalam negeri. Berbagai informasi ini terkelompok dalam berbagai macam Topik dan sub topik untuk memudahkan akses. Mulai info teknologi hingga politik, info pariwisata, film, fotografi, musik, karya seni, info kuliner hingga cerita-cerita lucu dan jual beli, semua tersedia dalam website forum ini.

Buka_Puasa_at_KFC_Mega_Malledit.jpg

foto :doc

Awalnya website ini hanya memiliki sedikit member, dan karena kurangnya publikasi sehingga cukup sepi pengunjung. Namun seiring waktu berjalan, semakin banyak orang yang mulai mengetahui keberadaan situs ini dan mengunjungi serta berpartisipasi dalam forum-forumnya.Sejak pertama kali diluncurkan pada 24 Juni 2008 hingga kini,forum kalbar.us mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jumlah member yang semula hanya puluhan melesat drastis menjadi lebih dari 1000 member dengan jumlah kunjungan perhari berkisar 200 member dan 150-an guest (kunjungan tanpa registrasi) pada usia forum yang belum genap setahun ini. Hal inilah yang kemudian menjadi ide didirikannya komunitas forum kalbar oleh para administrator kalbar.us yang berdomisili di Indonesia. Tujuan awal didirikannya komunitas forum kalbar ini adalah untuk mempererat tali Silaturahmi para member kalbar.us tidak hanya di dunia maya, namun juga di dunia nyata.dan hingga saat ini, komunitas forum kalbar tidak hanya berkembang di kalimantan barat saja, namun juga di beberapa daerah di indonesia, bahkan anggotanya juga tersebar di beberapa negara tetangga.

Kegiatan yang paling sering dilakukan oleh anggota komunitas forum kalbar adalah gathering, dan dalam perjalanannya telah dilakukan beberapa kali. Selain itu forum ini juga memberikan kontribusi pada masyarakat khususnya di Kalimantan Barat dalam bentuk kegiatan-kegiatan sosial seperti Kunjungan ke Panti asuhan, Penggalangan dana, Donor darah, dan beberapa agenda kegiatan yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Selain untuk menunjukkan eksistensi, kegiatan ini juga bertujuan untuk semakin mendekatkan komunitas ini dengan masyarakat.

09032009_003_edited.jpg

foto: doc

IMG_2277edit.jpg

foto: doc

Dengan berkembangnya forum ini, diharapkan dapat membantu peningkatan Kalimantan Barat dalam berbagai bidang, dan website www.kalbar.us juga dapat menjadi salah satu referensi menyambut “Visit Kalbar 2010″. Untuk info lebih lanjut tentang komunitas ini, dapat langsung mengakses www.kalbar.us, atau email ke timestravel@yahoo.com (sdr.iwan).

Diskusi Jurnalistik Borneo Photography

Para pembicara dalam diskusi jurnalistik Borneo Photography

Para pembicara dalam diskusi jurnalistik Borneo Photography (photo : mumu)

Sabtu (21/03/09) pukul 3 sore pelataran Museum Provinsi Kalimantan Barat di jalan A. Yani kembali menjadi saksi geliat anak-anak Borneo Photography untuk terus belajar dan berkarya. Kali ini mereka menggelar acara Diskusi Jurnalistik yang menghadirkan Bapak Pradono selaku pemimpin redaksi majalah dua mingguan RADAR, dan Andi Fahrizal.

Bapak Pradono atau lebih sering dikenal dengan nama Don Akar banyak menceritakan pengalaman juga pengetahuannya selama menjadi jurnalis. Penikmat rokok kretek ini terlihat begitu bersemangat meskipun usianya udah lumayan uzur.

Andi Fahrizal yang namanya terdaftar sebagai wartawan di Harian Jurnal Nasional Jakarta juga tampil sebagai pembicara di acara ini. Pria yang mengaku pemalu ini nyatanya tidak malu-malu menerima pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh teman-teman saya dari Borneo Photography.

“YANG MENENTUKAN BERUBAH TIDAKNYA ANDA DALAM LIMA TAHUN KE DEPAN ADALAH SEBERAPA BANYAK KARYA YANG ANDA HASILKAN MULAI HARI INI SAMPAI LIMA TAHUN KE DEPAN.”

Demikian kata-kata penutup dari Andi Fahrizal di akhir diskusi.
(mumu/22/03/09)

Suasana diskusi jurnalistik Borneo Photography

Suasana diskusi jurnalistik Borneo Photography (mumu)

Bukit Kelam Sintang

"Bukit Kelam" (photo: Indra Ae', Sintang 2009)

Kampanye Akbar

Graphic111.jpg

Kampanye Akbar (photo : ian)

Sabtu 21 Maret 2009 bertempat di Taman Alun-Alun Kapuas jalan Rahadi Oesman  pukul 9 pagi disesaki oleh simpatisan Partai Gerindra. Kampanye akbar Partai Gerindra ini dihadiri oleh jurkam nasional seperti Yeni Wahid, Zainuddin MZ dan Hasyim Soemitro Djojohadikusumo. Selain dipandu oleh MC kondang Nico Siahaan,  acara ini juga dimeriahkan oleh 3 DIVA dan grup band Radja. Mungkin lantaran kampanye akbar tersebut sangat menghibur, banyak ibu-ibu yang mengajak anak-anaknya ikut serta. Bagaimana Panwaslu menyikapi hal ini? (mumu/21/03/09)

Coffee City

personil_coffee_city_copy.jpg

Coffee City (photo by mumu)

Siapa yang nyangka kalo band yang terbentuk pada 10 Juli 2004 ini berawal dari sama-sama suka nongkrong bareng di warung kopi. Berangkat dari minat musik yang sama pula, Tiara (vocal), Didi (drum), Ian (guitar), Lukman (bass), dan Tommy (keyboard) berdiri dengan nama Coffee City.

Pada masa awal berdirinya, band ini kerap memainkan lagu-lagu populer yang berujung pada kebosanan. Lantaran bete mainin lagu-lagu yang punya cap mainstreem, ditambah lagi sikap para personil yang udah sangat jengah dengan lagu cinta melulu, band ini mulai berevolusi. Proses bongkar pasang personil di tubuh Coffee City juga nggak bisa dihindarin.

Formasi kedua lahir. Ian yang awalnya main gitar banting setir jadi main bas. Tiara tetap di daulat jadi vokalis, Didi di sektor drum, Tommy di divisi keyboard, dan wajah baru, Zaldi pada gitar.

Coffee City mendapatkan jati dirinya di formasi yang baru ini. Tiap personil lebih termotivasi dan semakin enjoy memainkan musik yang mereka sukai. Ditambah lagi mereka rutin nampil di sebuah cafe di salah satu mal selama kurang lebih setahun. Walhasil jam terbang makin mantep, skill juga tambah cakep.

Sayangnya formasi kedua ini dihadapkan pada masalah yang mengharuskan mereka membentuk formasi baru lagi. Tiara terpaksa meninggalkan jabatan vokalisnya lantaran harus kerja di daerah, belum lagi Tommy yang juga ikutan cabut. Nggak patah semangat, personil yang tersisa mulai hunting vokalis baru. Pilihan jatuh pada Dian yang notabene masih ngepos di Klik.

Dian yang punya background punk rock berhasil menambah warna musik dan performance Coffee City menjadi lebih semangat bin rancak! Formasi ini bertahan hingga sekarang dan lagi sibuk ngegarap mini album. Coffee City juga didukung oleh dua distro yang cukup ternama di Pontianak. Otomatis, style mereka di atas panggung tambah keren! Abis baca, kunjungi juga dong Myspace.com/thecoffeecity. (mumu/21/03/09)

« Previous PageNext Page »